PLO KUA Medan Labuhan Ingatkan Bahaya Meninggalkan Salat

Medan (Humas) — Penata Layanan Operasional (PLO) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Usman Abdul Somad, S.Pd., menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Baitul Amal, Jalan Yos Sudarso Km 15,8, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (13/03/2026).

Salat Jumat tersebut diikuti oleh jamaah dari masyarakat sekitar masjid dan berlangsung dengan khidmat. Dalam kesempatan itu, Usman Abdul Somad menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga salat serta bahaya bagi umat Islam yang meninggalkannya.

Dalam khutbahnya, ia mengingatkan bahwa salat merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah balig dan berakal, serta menjadi tiang agama yang tidak boleh diabaikan.

“Salat merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah balig dan berakal. Ia adalah tiang agama yang menjadi penopang keimanan, sehingga tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menjelaskan bahwa meninggalkan salat, terutama karena rasa malas dan kelalaian, merupakan perbuatan yang sangat berbahaya bagi kehidupan seorang Muslim.

“Allah SWT telah memberikan peringatan keras bagi orang-orang yang meninggalkan salat. Kelalaian terhadap kewajiban ini bukan hanya menunjukkan lemahnya keimanan, tetapi juga dapat menjerumuskan seseorang kepada azab yang telah dijanjikan bagi mereka yang mengabaikan perintah-Nya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Usman Abdul Somad mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga salat lima waktu secara tepat waktu dan penuh kekhusyukan. Menurutnya, salat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menjadi benteng dari perbuatan dosa dan kemungkaran.

“Salat adalah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi benteng yang melindungi manusia dari berbagai perbuatan dosa dan kemungkaran,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

“Ramadan adalah kesempatan terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah. Mari kita jadikan bulan yang penuh berkah ini sebagai momentum untuk membiasakan diri menjaga salat secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui khutbah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran umat Islam akan pentingnya menjaga salat sebagai kewajiban utama dalam ajaran Islam serta memperkuat keimanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *