Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Istiqomah, Jalan Tempirai Lestari 3 Nomor 159 Blok 11, Griya Martubung, Medan, pada Jumat (10/4/2026). Kehadiran beliau disambut hangat oleh jamaah yang antusias mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.
Dalam khutbahnya, Paidi, mengajak seluruh jamaah; “Untuk senantiasa memperkuat amalan dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa dzikir bukan hanya ibadah lisan, tetapi juga bentuk kesadaran hati dalam mengingat Allah SWT di setiap keadaan, baik dalam kondisi lapang maupun sempit”, ujar Paidi
Lebih lanjut, beliau memaparkan beberapa keutamaan dzikir. Di antaranya, dzikir mampu menenangkan hati, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an. Selain itu, orang yang gemar berdzikir akan dimudahkan urusannya oleh Allah SWT. Dzikir juga menjadi tanda hidupnya hati seorang mukmin, berbeda dengan mereka yang lalai dari mengingat Allah sehingga hatinya menjadi keras dan jauh dari petunjuk. Setelah penyampaian khutbah yang penuh makna, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Jumat yang dipimpin langsung oleh Paidi, sebagai imam. Suasana ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat jamaah dalam mengamalkan pesan-pesan yang telah disampaikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam memperbanyak dzikir sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Dzikir merupakan amalan sederhana namun memiliki keutamaan yang sangat besar. Dengan memperbanyak dzikir, seorang muslim akan merasakan ketenangan hati, kemudahan dalam urusan, serta kedekatan yang lebih kuat dengan Allah SWT. Oleh karena itu, menjadikan dzikir sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari adalah kunci untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.(Paidi).

