Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal Ajak Umat Untuk Semakin Beriman Kepada Yesus

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, mengajak umat untuk semakin beriman kepada Yesus dalam kegiatan pendalaman iman yang dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026 pukul 20.00 WIB di rumah keluarga O. Malau/br. Sirait, Jalan Tapian Nauli Pasar IV, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan tersebut dihadiri umat lingkungan yang dengan penuh semangat mengikuti doa dan pendalaman Kitab Suci bersama.

Dalam penyampaian materinya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan tentang pentingnya memiliki iman yang teguh kepada Yesus dalam setiap situasi kehidupan. Sumber bacaan yang digunakan adalah Injil Markus 10:46–53 yang mengisahkan tentang Bartimeus, seorang pengemis buta yang dengan penuh keyakinan memohon pertolongan kepada Yesus hingga akhirnya memperoleh kesembuhan karena imannya.

Dijelaskan bahwa Bartimeus menjadi contoh nyata pribadi yang percaya sepenuhnya kepada kuasa Tuhan. Walaupun menghadapi banyak hambatan dan disuruh diam oleh orang-orang di sekitarnya, Bartimeus tetap berseru memanggil Yesus dengan penuh iman. Sikap tersebut mengajarkan umat agar tidak mudah menyerah dalam doa dan tetap percaya bahwa Tuhan selalu mendengarkan setiap permohonan umat-Nya.

Selain itu, umat juga diajak untuk mewujudkan iman bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Roni Antonius Sitanggang menekankan bahwa iman kepada Yesus harus tampak dalam sikap saling mengasihi, membantu sesama, hidup jujur, serta tetap setia dalam mengikuti ajaran Gereja di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Kegiatan pendalaman iman berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan sukacita. Setelah penyampaian materi, umat diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan membagikan pengalaman iman mereka masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan umat semakin dekat dengan Tuhan, memiliki iman yang kuat seperti Bartimeus, serta mampu menjadi saksi kasih Kristus di tengah keluarga dan masyarakat.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *