Medan (Humas) – Panitia pelaksana kegiatan GAS Nikah Medan 2026 terus mematangkan berbagai persiapan menjelang hari puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjajaki kerja sama sponsorship dengan pihak perbankan guna memberikan nilai tambah bagi para calon pengantin serta mendukung kesuksesan kegiatan tersebut.
Penjajakan kerja sama ini dilaksanakan di Kantor Cabang Maybank Diponegoro Medan pada Kamis (16/04). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Panitia GAS Nikah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan, H. Ramlan, MA, bersama jajaran panitia lainnya untuk membahas peluang kolaborasi lintas sektor.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Wilayah PW APRI Sumatera Utara, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.Ikom, yang memberikan dukungan penuh terhadap program GAS Nikah. Kehadirannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda strategis yang memiliki nilai kemaslahatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran institusi kepenghuluan di Sumatera Utara.
Selain itu, pertemuan juga melibatkan tim Event Organizer (EO) dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, yakni Silvi dan Rizky. Keterlibatan EO ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, praktisi event, dan panitia dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan profesional.
Rombongan panitia disambut langsung oleh pihak Maybank yang diwakili oleh Muhadsyah, SE selaku Regional Retail Sharia Business Manager Regional Sumatera Utara. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua pihak saling memaparkan visi dan misi guna menemukan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.
Muhadsyah menyampaikan komitmen Maybank untuk mendukung penuh kegiatan GAS Nikah Medan 2026. Menurutnya, program ini sejalan dengan misi perbankan syariah dalam memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti pernikahan.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana pengembangan kerja sama berkelanjutan melalui program talangan haji bagi pasangan pengantin baru. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi dukungan seremonial, tetapi juga memberikan solusi keuangan syariah jangka panjang.
Melalui program ini, pasangan yang baru menikah diharapkan dapat langsung memperoleh kemudahan akses untuk mendapatkan porsi haji. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membantu masyarakat menyempurnakan rukun Islam kelima sejak dini melalui perencanaan keuangan yang matang.
Panitia berharap, kemudahan akses terhadap ibadah haji ini dapat menjadi fondasi spiritual yang kuat dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Dengan demikian, rumah tangga yang terbentuk tidak hanya harmonis di dunia, tetapi juga membawa keberkahan hingga akhirat.
Kegiatan koordinasi ditutup dengan pemaparan rencana program secara rinci serta sesi diskusi antara panitia dan pihak perbankan. Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa GAS Nikah Medan 2026 siap diselenggarakan dengan dukungan berbagai pihak demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Medan.

