Medan (Humas)Keutamaan sholawat menjadi materi utama dakwah yang disampaikan oleh penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, dalam kegiatan Majelis Taklim Nurul Qolbu, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, bertepatan dengan peringatan 20 tahun haul Majelis Taklim Nurul Qolbu yang dilaksanakan di Karanganyar, Pematang Siantar.
Menariknya, penyampaian dakwah dilakukan di dalam perjalanan menuju lokasi kegiatan. Paidi menyampaikan ceramahnya di dalam mobil yang membawa rombongan jamaah menuju Karanganyar. Momen ini menjadi bukti bahwa dakwah dapat dilakukan di mana saja dan dalam kondisi apa pun, selama niat untuk menyampaikan kebaikan tetap terjaga.
Ketua perwiritan, Nunung Ismayanti, menyampaikan :
“Bahwa peringatan haul ke-20 ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui amalan sholawat. Ia juga mengapresiasi semangat penyuluh agama yang tetap memberikan tausiyah meski dalam perjalanan”, ujar Nunung
Dalam ceramahnya, Paidi menjelaskan empat keutamaan sholawat yang penting untuk diamalkan oleh setiap Muslim. Pertama, orang yang senantiasa bersholawat akan mendapatkan keberkahan hidup dari Allah SWT. Kedua, akan memperoleh syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat. Ketiga, dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT. Keempat, derajatnya akan diangkat di sisi Allah SWT.
“Sholawat bukan hanya amalan ringan di lisan, tetapi memiliki dampak besar dalam kehidupan. Dengan memperbanyak sholawat, kita membuka pintu keberkahan, mendapatkan syafaat Rasulullah, diampuni dosa, dan diangkat derajat oleh Allah SWT,” ujar Paidi.
Sholawat merupakan amalan sederhana namun memiliki keutamaan yang luar biasa. Melalui kegiatan dakwah ini, diharapkan jamaah semakin istiqamah dalam mengamalkan sholawat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memperoleh keberkahan, ampunan, syafaat, serta kemuliaan di sisi Allah SWT.(Paidi).

