Panitia Gerakan Sosialisasi (GAS) Nikah Medan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor menjelang pelaksanaan acara puncak. Sebagai bagian dari rangkaian roadshow kegiatan tersebut, panitia yang diinisiasi oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kota Medan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah Sumatera pada Kamis, (23/04).
Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor LPS yang berlokasi di Jl. Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Sumatera Utara. Kehadiran panitia GAS Nikah bertujuan untuk menjalin sinergi serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, khususnya para calon pengantin dan generasi muda di Kota Medan mengenai pentingnya literasi keuangan dalam membangun rumah tangga.
Rombongan panitia disambut hangat oleh perwakilan LPS, yakni Pramuji Novri Harlyanto selaku Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga I, serta Muhammad Syafril Murad Setiadil yang menjabat sebagai Staf Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga I. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun tetap formal dan penuh diskusi produktif.
Dari pihak APRI, hadir langsung Ketua APRI Kota Medan, Drs. H. Ahmat Yani Siregar, MA, didampingi oleh Sekretaris H. Ramlan, S.Ag., MA. Dukungan penuh juga ditunjukkan oleh pengurus wilayah dengan kehadiran Ketua PW APRI Sumatera Utara, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.Ikom, yang turut memberikan bobot lebih pada audiensi kali ini.
Acara diawali dengan sesi perkenalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari masing-masing lembaga. Perwakilan APRI memaparkan program GAS Nikah sebagai upaya memberikan pembekalan komprehensif bagi calon pengantin, sementara pihak LPS menjelaskan peran vital mereka dalam menjaga stabilitas sistem perbankan dan melindungi simpanan nasabah di Indonesia.
Dalam penyampaian maksud dan tujuannya, panitia GAS Nikah mengajak LPS untuk terlibat aktif dalam memberikan edukasi finansial. Hal ini dinilai penting agar pasangan baru memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan sejak dini. LPS menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung kesuksesan kegiatan GAS Nikah Medan.
Pihak LPS berharap melalui platform GAS Nikah ini, mereka dapat memberikan edukasi langsung kepada masyarakat luas. Fokus utamanya adalah menanamkan kesadaran akan pentingnya menabung di bank yang dijamin oleh negara. LPS menekankan bahwa setiap individu, termasuk pasangan yang baru menikah, idealnya memiliki rekening tabungan masing-masing sebagai jaminan masa depan.
Selain aspek edukasi, LPS memandang kolaborasi ini sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Sumatera Utara. Dengan hadir di tengah kegiatan sosial keagamaan seperti ini, LPS berharap profil dan fungsinya semakin dikenal luas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan formal terus meningkat.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi santai sembari menikmati teh dan kopi, mempererat jalinan silaturahmi antar lembaga. Sebagai penutup, seluruh perwakilan melakukan sesi foto bersama di area kantor sebagai simbol komitmen bersama untuk menyukseskan program GAS Nikah Medan demi kemaslahatan warga Kota Medan.

