Wujud Kepedulian Sosial, Penyuluh Medan Kota Ikuti Donor Darah Semarakkan HUT TPI ke-76

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Taman Pendidikan Islam (TPI), Kamis (30/04/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Pendidikan TPI, Jalan SM Raja Medan, berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Sejumlah penyuluh agama hadir dalam aksi kemanusiaan tersebut, di antaranya Imam Pratomo, M.H.I., sebagai bentuk nyata kepedulian sosial terhadap sesama.

Partisipasi para penyuluh ini menjadi wujud sinergi antara KUA Medan Kota dengan lembaga pendidikan Islam dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat, baik melalui Palang Merah Indonesia (PMI) maupun rumah sakit di Kota Medan.

“Kami keluarga besar KUA Medan Kota merasa bangga dan bersyukur dapat turut ambil bagian dalam peringatan HUT TPI ke-76 ini. Donor darah ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus implementasi nilai-nilai Islam tentang pentingnya tolong-menolong,” ujar salah satu penyuluh di sela kegiatan.

Momentum milad TPI ke-76 tahun ini memang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Para penyuluh menilai bahwa TPI memiliki peran besar dalam mencetak generasi Islami, khususnya di Sumatera Utara, sehingga dukungan terhadap kegiatan ini menjadi hal yang sangat positif.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam, Prof. H. Ismet Danial Nasution, Drg., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi para penyuluh agama dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para penyuluh agama. Semoga sinergi ini tidak hanya terjalin dalam kegiatan sosial, tetapi juga berkelanjutan dalam pembinaan keagamaan bagi peserta didik dan tenaga pendidik di lingkungan TPI,” ungkapnya.

Kegiatan donor darah ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara penyuluh agama, institusi pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat dalam upaya menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian sosial terus tumbuh dan menjadi bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, demi terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *