Sentuhan Rohani untuk Kesembuhan Korban NAPZA, Penyuluh KUA Medan Sunggal Gelar Bimluh di Kiki Alam Jaya

Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji MA dan Paidi, S.Ag melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di pusat rehabilitasi korban NAPZA Kiki Alam Jaya yang beralamat di Jalan Seroja Raya, Kota Medan, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti para pasien rehabilitasi dengan penuh antusias dan suasana kekeluargaan. Kehadiran penyuluh agama diharapkan mampu memberikan motivasi spiritual bagi para pasien agar semakin semangat menjalani proses pemulihan.

Dalam penyampaiannya, Paidi mengajak para peserta untuk memandang setiap ujian hidup dengan penuh kesabaran dan hikmah. Menurutnya, kehidupan yang dijalani manusia tidak akan terlepas dari berbagai cobaan, termasuk ujian dalam bentuk ketergantungan NAPZA. Namun, dari setiap ujian tersebut selalu ada pelajaran berharga yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah SWT.
“Orang yang bijak adalah orang yang mampu menjadikan hidup ini seperti madrasah, tempat belajar mengambil nilai-nilai kebaikan dan hikmah di balik setiap cobaan. Dari situlah lahir pribadi yang kuat dan selalu mendapat petunjuk dari Allah SWT,” ujar Paidi di hadapan peserta bimluh.

Sementara itu, Fuji menyampaikan pentingnya memperkuat doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai bagian dari proses penyembuhan. Ia menuturkan bahwa selain ikhtiar medis dan rehabilitasi, kekuatan spiritual juga memiliki pengaruh besar dalam membangun semangat hidup dan kesembuhan seseorang. Para peserta pun diajak membaca doa-doa serta memperbanyak dzikir agar hati menjadi tenang dan optimis menjalani masa pemulihan.
“Dengan sentuhan doa dan keyakinan kepada Allah SWT, insya Allah akan hadir kekuatan dan kesembuhan bagi penyakit yang ada dalam tubuh manusia. Jangan pernah putus asa dari rahmat Allah,” tutur Fuji Ma memberikan semangat kepada para pasien rehabilitasi.

Kegiatan bimluh tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Para peserta tampak mendengarkan arahan dengan serius serta mengikuti doa bersama yang dipimpin penyuluh agama. Melalui kegiatan ini, KUA Medan Sunggal berharap para korban NAPZA dapat bangkit, memperbaiki diri, dan kembali menjadi pribadi yang sehat, produktif, serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan penyuluh agama KUA Medan Sunggal di pusat rehabilitasi Kiki Alam Jaya menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap pemulihan korban NAPZA. Pendekatan spiritual melalui nasihat agama, doa, dan motivasi diharapkan mampu memperkuat mental serta menumbuhkan harapan baru bagi para pasien untuk menjalani hidup yang lebih baik.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *