Medan (Humas) — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan Tasyakuran dan Pelepasan Siswa-siswi Kelas XII Madrasah Aliyah Program Negeri (MAPN) 4 Medan yang digelar pada Rabu (13/05/2026). Mengusung tema “Masa Lalu Jadi Kenangan, Masa Depan Jadi Perjuangan,” kegiatan tersebut menjadi momentum penuh makna bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Aliyah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAPN 4 Medan itu dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., Kepala Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, S.Ag., M.A., perwakilan Dinas Pendidikan Kota Medan, Camat Medan Labuhan, Kasi Penmad Kemenag Kota Medan Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M., Kepala MAPN 4 Medan Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., M.A., para wakil kepala madrasah, dewan guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan, Drs. H. Zulparman, M.A., turut hadir dan diamanahkan memimpin doa pada acara tasyakuran dan pelepasan siswa. Dengan penuh kekhusyukan, ia memanjatkan doa dan harapan bagi para lulusan agar menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa atas dedikasi dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan di madrasah. Sementara itu, Kakankemenag Kota Medan berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman dan terus berjuang meraih cita-cita di masa depan.
Kepala KUA Medan Labuhan, Zulparman, menyampaikan bahwa momentum pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi titik awal perjuangan baru bagi para generasi muda dalam menapaki masa depan. “Pelepasan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas. Kami berharap para siswa tetap menjaga akhlak, semangat belajar, dan nilai-nilai keislaman di manapun berada,” ujar Zulparman.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, madrasah, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter. “Madrasah memiliki peran besar dalam melahirkan generasi yang cerdas, religius, dan cinta tanah air. Semoga para lulusan MAPN 4 Medan mampu menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa,” tambahnya.
Suasana haru semakin terasa saat doa dipanjatkan bersama, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh siswa yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan maupun kehidupan mereka ke jenjang berikutnya.
Kegiatan tasyakuran dan pelepasan tersebut ditutup dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur, menjadi momen berharga bagi siswa, orang tua, serta seluruh civitas madrasah dalam mengantarkan generasi muda menuju masa depan yang lebih gemilang.

