Paguyuban GPAI dan PPAI Medan Audiensi Bahas Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Medan (Humas) Panitia Workshop Paguyuban GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) dan PPAI (Pengawas Pendidikan Agama Islam) Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan audiensi sekaligus silaturahim dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dalam rangka persiapan pelaksanaan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Selasa (12/5/2026).

Audiensi tersebut dilakukan untuk mengundang pihak Kanwil Kemenag Sumut agar hadir sekaligus membuka kegiatan workshop yang akan dilaksanakan pada 19–20 Mei 2026 bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Medan. Kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh guru GPAI jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kota Medan.

Selain itu, panitia juga bersilaturahim dengan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (Kabid Pakis) Kanwil Kemenag Sumut, Dahyar Husein, guna mengundang beliau sebagai narasumber dalam workshop tersebut.

Pengawas PAI Kota Medan, Khadijah, menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru agama Islam dalam memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan sekolah. Ia menilai pendekatan pembelajaran berbasis cinta sangat penting diterapkan untuk menciptakan suasana pendidikan yang lebih inklusif, nyaman, dan berkarakter bagi peserta didik.

“Workshop Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan mampu memberikan penguatan kepada guru-guru GPAI dalam membangun pembelajaran yang humanis, penuh kasih sayang, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik,” ujar Khadijah.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara guru, pengawas, Kanwil Kementerian Agama, dan Balai Diklat Keagamaan menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan agama Islam di Kota Medan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi para guru GPAI sehingga nilai-nilai moderasi, kepedulian, dan cinta kasih dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Kegiatan audiensi dan silaturahim tersebut berlangsung dengan penuh keakraban serta semangat kolaborasi dalam mendukung penguatan pendidikan agama Islam di Kota Medan. Diharapkan melalui workshop ini, para guru GPAI dapat semakin siap menghadirkan pembelajaran yang adaptif, bermakna, dan selaras dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *