Penyuluh KUA Medan Denai Gelar Pelatihan MC, Tingkatkan Kepercayaan Diri dan Keterampilan Public Speaking Kaum Ibu

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) dengan mengangkat materi pelatihan Master of Ceremony (MC) bagi kaum ibu di Majelis Taklim Jannatul Alim, Jalan Pancasila, Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Rabu (13/5/2026) ba’da Zuhur.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga menjelang Ashar tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh para jamaah majelis taklim. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya penyuluh agama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan rasa percaya diri kaum ibu agar mampu tampil aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Majelis Taklim Jannatul Alim, Hj. Maratus Sholihah, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan kali ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga melatih keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.

“Biasanya kegiatan majelis taklim diisi dengan kajian keagamaan, namun kali ini ibu-ibu diberikan pelatihan praktik agar lebih berani tampil memimpin acara dan memiliki rasa percaya diri,” ujarnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai, Ustaz Khoiruz Zaman, S.HI., yang menjelaskan teknik dasar menjadi MC yang baik, mulai dari cara membuka acara, membacakan susunan kegiatan, menghubungkan antaracara, hingga menutup kegiatan dengan tertib dan sopan.

Selain itu, Ustaz Syaiful Akhyar, S.HI., turut memberikan penguatan materi melalui motivasi dan praktik langsung di hadapan peserta. Dalam sesi tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya intonasi, artikulasi, penguasaan suasana, serta keberanian berbicara di depan umum.

Menurut Khoiruz Zaman, kemampuan public speaking dan memimpin acara menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki kaum ibu agar dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para jamaah memiliki keberanian tampil di depan umum, mampu memimpin acara dengan baik, serta semakin percaya diri dalam berinteraksi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Syaiful Akhyar menambahkan bahwa pelatihan seperti ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pembinaan keagamaan yang aplikatif dan berdampak langsung.

“Kaum ibu memiliki peran besar dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, mereka dapat menjadi penggerak kegiatan yang positif di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti arahan serta praktik yang diberikan oleh para penyuluh. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Syaiful Akhyar, S.HI.

Melalui kegiatan ini diharapkan kaum ibu di lingkungan Majelis Taklim Jannatul Alim semakin percaya diri, terampil berbicara di depan umum, dan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *