Medan (Humas)Alef Education Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi GUSI BERSI (Guru & Siswa Berprestasi) 5.0 tahun 2026 sebagai wadah pengembangan kompetensi siswa dan guru di berbagai bidang akademik. Pada kompetisi tingkat nasional tersebut, MIN 3 Kota Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ketiga nasional menuju grand final pada kategori Bahasa Arab SD/MI.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panitia GUSI BERSI 5.0 Alef Education Indonesia Nomor 001/GUSIBERSI/V/2026 tentang Penetapan Hasil Babak Final yang ditetapkan di Jakarta pada 12 Mei 2026 oleh Indonesia Country Manager Alef Education, Juventius Suhartono.
Prestasi MIN 3 Kota Medan diraih melalui kolaborasi apik antara guru pembimbing, Rahmah Fadilah Tanjung, dan peserta didik berbakat, Aisha Ailani. Pada babak final, Rahmah Fadilah Tanjung memperoleh nilai 120, sedangkan Aisha Ailani meraih nilai 80, sehingga total skor yang diperoleh MIN 3 Kota Medan mencapai 200 poin.
Persaingan dalam kategori Bahasa Arab SD/MI berlangsung sangat ketat. MIN 3 Kota Medan hanya terpaut 15 poin dari MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia dan 20 poin dari MIN 2 Labuhanbatu yang berada di posisi lebih tinggi. Meski demikian, MIN 3 Kota Medan masih mampu mempertahankan keunggulan atas sejumlah madrasah unggulan lainnya, seperti MIN 4 Kebumen dengan selisih 6 poin, MI Modern Bani Adam Boyolali dengan selisih 8 poin, serta MIN 2 Jepara dengan selisih 15 poin.
Kepala MIN 3 Kota Medan, Hj. Azizah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta semangat belajar yang terus dibangun di lingkungan madrasah.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar MIN 3 Kota Medan. Kami mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing dan peserta didik yang telah memberikan usaha terbaiknya sehingga mampu membawa nama madrasah hingga tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, meningkatkan kemampuan Bahasa Arab, dan tidak takut bersaing secara sehat di era global,” ujar Hj. Azizah.
Ia juga berharap keberhasilan ini dapat memperkuat semangat kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan budaya akademik yang unggul dan kompetitif di lingkungan madrasah.
Prestasi yang diraih MIN 3 Kota Medan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul di tingkat nasional. Selain menjadi kebanggaan bagi madrasah, capaian tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

