Hadirkan Rohaniawan Lintas Agama, Kemenag Medan Perkuat Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja

Medan (Humas) — Upaya memperkuat moderasi beragama dan membangun harmonisasi di lingkungan kerja terus dilakukan Kementerian Agama Kota Medan melalui berbagai bentuk pelayanan keagamaan. Salah satunya diwujudkan dengan menghadirkan rohaniawan lintas agama dalam kegiatan sumpah jabatan karyawan di RS Siloam Dhirga Surya Medan pada Jumat, 15 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan rohaniawan dari empat agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, dan Buddha sebagai bentuk penguatan nilai spiritual, integritas, serta toleransi antarumat beragama di lingkungan kerja. Prosesi sumpah jabatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran manajemen serta para karyawan yang menjalani pengambilan sumpah jabatan.

Kehadiran rohaniawan lintas agama dalam kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan serta menciptakan suasana kerja yang harmonis di tengah keberagaman. Selain itu, kegiatan tersebut juga mencerminkan implementasi moderasi beragama dalam kehidupan sosial dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, rohaniawan Kristen, Maruli Tua Hasugian, memberikan penguatan rohani kepada para karyawan agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral dan spiritual dalam menjalankan amanah pekerjaan.

“Melalui sumpah jabatan ini, kita berharap setiap karyawan mampu bekerja dengan jujur, disiplin, dan penuh integritas. Tanggung jawab dalam pekerjaan bukan hanya kepada pimpinan dan sesama manusia, tetapi juga kepada Tuhan yang menjadi dasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi bagian dari pembinaan spiritual, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas agama dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang damai, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di tengah keberagaman yang ada.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap nilai-nilai moderasi beragama dapat terus tumbuh di berbagai lingkungan, termasuk dunia kerja, sehingga tercipta hubungan yang saling menghormati, toleran, dan penuh semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *