Penyuluh Agama Kemenag Medan Pimpin Doa Hari Kebangkitan Nasional di Kantor Wali Kota Medan

Medan (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, Kementerian Agama Kota Medan turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (15/05/2026). Kepala Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar diwakili oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Hasanuddin Parinduri untuk memimpin pembacaan doa pada upacara peringatan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Medan, aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Momentum Hari Kebangkitan Nasional tersebut menjadi pengingat penting akan semangat persatuan, perjuangan, dan pengabdian dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

Dalam doa yang dipanjatkan, Hasanuddin Parinduri memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga mendoakan agar seluruh pemimpin dan aparatur pemerintah diberikan amanah, kebijaksanaan, serta kemampuan dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ya Allah, jadikanlah momentum Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai penguat semangat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air bagi seluruh anak bangsa. Berikanlah kekuatan kepada kami untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta membangun negeri ini dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ucap Hasanuddin dalam doanya.

Dalam doa tersebut, ia juga menyampaikan harapan agar Kota Medan senantiasa menjadi kota yang harmonis, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan sesuai dengan tagline Pemerintah Kota Medan, “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan.”

“Ya Allah, jadikan Kota Medan sebagai kota yang aman, damai, dan penuh keberkahan. Satukan hati masyarakatnya dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan, sebagaimana semangat ‘Medan untuk Semua, Semua untuk Medan’, agar seluruh masyarakat dapat hidup rukun, saling peduli, dan bersama-sama membangun kota yang kami cintai ini,” lanjutnya.

Suasana penuh khusyuk terasa saat seluruh peserta upacara mengikuti pembacaan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi simbol penguatan nilai spiritual sekaligus refleksi kebangsaan dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Melalui momentum tersebut, Kemenag Medan berharap semangat kebangkitan nasional dapat terus tertanam dalam diri masyarakat sebagai landasan memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun Indonesia yang harmonis serta berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *