Medan (Humas) — Sebanyak 15 siswa dan siswi MIN 1 Kota Medan menerima bantuan pendidikan dari Unit Pengumpul Zakat Kementerian Agama Kota Medan yang disalurkan kepada peserta didik tingkat MI, MTs, dan MA di lingkungan madrasah se-Kota Medan.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di MTsN 2 Kota Medan pada Selasa (19/05/2026). Program bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sosial Kemenag Kota Medan dalam membantu peserta didik yang mengalami keterbatasan ekonomi agar tetap semangat melanjutkan pendidikan.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan haru. Para siswa penerima bantuan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dihadiri para kepala madrasah, guru pendamping, serta orang tua siswa. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan para siswa sekaligus menjadi motivasi agar terus berprestasi.
Kepala MTsN 2 Kota Medan, Pesta Berampu dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kepala Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 2 Medan sebagai lokasi penyerahan bantuan UPZ Kemenag Kota Medan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa demi menunjang kebutuhan pendidikan dan meningkatkan semangat belajar mereka di sekolah.
“Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Bantuan yang diberikan tentu sangat berarti bagi para siswa, khususnya yang selama ini memiliki kendala ekonomi dalam menjalani pendidikan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Pesta Berampu juga mengingatkan seluruh satuan kerja madrasah agar turut melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan bantuan yang diberikan sehingga tepat sasaran dan benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan siswa.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MIN 1 Kota Medan, Ali Akbar Rambe yang turut mendampingi para siswa penerima bantuan menyampaikan bahwa program UPZ memiliki manfaat besar dalam membantu peserta didik, terutama siswa yatim dan kurang mampu.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian kepada siswa agar tetap memiliki harapan dan semangat dalam meraih pendidikan yang lebih baik.
“Program ini harus terus berjalan sesuai tujuan awalnya, yaitu membantu dan meringankan beban anak-anak di bawah naungan Kementerian Agama, khususnya siswa yatim dan kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini, mereka bisa mendapatkan harapan dan dukungan agar tetap semangat melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga berharap jumlah penerima bantuan di masa mendatang dapat terus bertambah sehingga semakin banyak siswa yang merasakan manfaat program tersebut.
“Kami berharap ke depan penerima bantuan bisa lebih banyak lagi, karena masih ada siswa di berbagai madrasah yang membutuhkan perhatian dan dukungan serupa. Semoga niat baik ini terus dimudahkan Allah SWT dan membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan,” tambah Ali Akbar Rambe.
Program bantuan UPZ Kemenag Kota Medan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial dan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik madrasah. Selain membantu kebutuhan sekolah, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, serta rasa kebersamaan di lingkungan pendidikan madrasah.

