Medan – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Nurlely, Heriansyah Harahap, dan Komala Dewi melaksanakan kegiatan bimbingan rohani kepada warga binaan di Lembaga Rehabilitasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) pada hari Rabu, 20 Mei 202. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Tujuan Hidup” sebagai upaya memberikan motivasi dan penguatan spiritual kepada warga binaan agar memiliki arah hidup yang lebih baik.
Kegiatan bimbingan berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan diikuti dengan antusias oleh para warga binaan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memahami tujuan hidup menurut ajaran agama, memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta membangun semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih positif setelah masa pembinaan.
Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki tujuan hidup yang mulia, yaitu beribadah kepada Allah dan memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, masa pembinaan dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memulai perubahan ke arah yang lebih baik. “Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Masa lalu bukan akhir dari perjalanan hidup, tetapi dapat menjadi pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Nurlely menyampaikan bahwa memahami tujuan hidup akan membantu seseorang memiliki semangat dan harapan dalam menjalani proses pembinaan. Ia mengajak warga binaan agar tidak kehilangan optimisme dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Ketika seseorang memahami tujuan hidupnya, maka ia akan memiliki arah, harapan, dan kekuatan untuk bangkit serta memperbaiki kehidupan,” katanya.
Komala Dewi menambahkan bahwa kehidupan tidak hanya tentang mengejar kepentingan dunia, tetapi juga menyiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, memperbanyak amal baik, dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga. “Jangan menyerah pada keadaan. Jadikan hari ini sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah,” ungkapnya.
Para warga binaan mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan turut aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab. Beberapa peserta menyampaikan pengalaman hidup mereka dan berharap dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa rehabilitasi. Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun semangat baru dan menumbuhkan kesadaran spiritual.
Melalui kegiatan bimbingan rohani tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap warga binaan LRPPN dapat menemukan kembali makna dan tujuan hidup, memperkuat keimanan, serta memiliki tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, produktif, dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

