Medan (Humas) — Suasana penuh damai dan pengharapan mewarnai pelayanan rohani yang dilaksanakan Penyuluh Agama Kristen Kota Medan di UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem, Kamis (21/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat, khususnya bagi para pasien yang sedang menjalani proses pemulihan kesehatan mental dan rohani.
Pelayanan diawali dengan ibadah sederhana namun penuh makna yang dipandu oleh Yohana Sitompul. Suasana ibadah semakin khidmat dengan iringan pujian dan penyembahan yang dilayani oleh Mateus Brian Purba sehingga menghadirkan ketenangan dan penguatan bagi para pasien yang mengikuti kegiatan tersebut.
Firman Tuhan disampaikan oleh Borong Sitepu dengan dasar firman dari Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Dalam renungannya, Borong Sitepu menyampaikan bahwa setiap manusia pasti pernah menghadapi pergumulan hidup, tekanan, dan beban yang berat. Namun Tuhan Yesus mengundang setiap orang untuk datang kepada-Nya karena hanya di dalam Tuhan terdapat kelegaan, kekuatan, dan damai sejahtera yang sejati.
“Tidak ada pergumulan yang terlalu berat bagi Tuhan. Ketika manusia berserah dan berharap kepada-Nya, Tuhan sanggup memberikan kekuatan, penghiburan, dan pemulihan bagi setiap hati yang terluka,” ujarnya di hadapan para pasien dan pendamping.
Ia juga mengajak para pasien untuk tetap memiliki pengharapan dan keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dalam setiap proses kehidupan, termasuk di tengah masa pemulihan yang sedang dijalani.
Suasana ibadah semakin menyentuh ketika para pasien diberikan penguatan bahwa kasih Tuhan mampu menjangkau setiap pribadi tanpa memandang keadaan. Kehadiran pelayanan rohani tersebut diharapkan menjadi sumber semangat baru bagi pasien agar tetap kuat dan optimis menjalani proses penyembuhan.
Doa syafaat kemudian dipimpin oleh Debora Br Pandia dengan penuh pengharapan dan iman. Dalam doa tersebut dipanjatkan permohonan bagi kesembuhan para pasien, kekuatan bagi keluarga, serta hikmat bagi tenaga kesehatan yang terus mendampingi proses perawatan dan pemulihan.
“Kiranya damai sejahtera Tuhan memenuhi hati dan pikiran setiap pasien, memberikan kekuatan dalam menjalani proses pemulihan, serta menghadirkan sukacita dan pengharapan baru dalam kehidupan mereka,” ungkap Debora dalam doanya.
Kegiatan pelayanan rohani tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan spiritual yang mendukung proses penyembuhan secara holistik, baik secara mental, emosional, maupun rohani.
Melalui pelayanan ini, Penyuluh Agama Kristen Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kasih di tengah masyarakat serta membawa terang pengharapan bagi mereka yang sedang menghadapi pergumulan hidup. Diharapkan para pasien semakin dikuatkan, dipulihkan, dan merasakan kasih Tuhan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

