Medan (Humas) — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Polsek Medan Timur saat Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan Pelayanan Rohani atau Bimbingan Rohani (Bimroh), Rabu (20/5/2026).
Kegiatan pembinaan spiritual tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan moral, mental, dan rohani bagi warga binaan agar mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik melalui pendekatan keagamaan dan nilai-nilai kasih Tuhan.
Pelayanan rohani kali ini menghadirkan Jepri Hutabarat sebagai pembawa Firman Tuhan. Sementara kegiatan dipandu oleh Yohana Sitompul dan sesi konseling dilayani oleh Mateus Brian Purba.
Dalam renungannya yang diambil dari Efesus 2:8–9, Jepri Hutabarat menyampaikan bahwa keselamatan merupakan anugerah dari Tuhan dan bukan semata-mata hasil usaha manusia.
“Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,” ungkap Jepri saat menyampaikan Firman Tuhan di hadapan warga binaan.
Ia menjelaskan bahwa kasih karunia Tuhan menjadi bukti nyata kasih Allah kepada setiap manusia tanpa memandang latar belakang maupun masa lalu seseorang. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki kehidupan ketika membuka hati kepada Tuhan.
“Iman yang benar akan membawa perubahan hidup, membentuk karakter yang lebih baik, serta menuntun manusia hidup dalam kasih dan pengharapan,” ujarnya.
Jepri juga mengajak warga binaan untuk tetap memiliki semangat menjalani kehidupan serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.
Suasana kegiatan semakin menyentuh saat memasuki sesi konseling rohani yang dipandu Mateus Brian Purba. Dalam sesi tersebut, warga binaan diberikan motivasi, pendampingan, dan penguatan spiritual agar tetap optimis serta mampu menghadapi berbagai pergumulan hidup dengan iman dan pengharapan.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik ketika mau mendekatkan diri kepada Tuhan,” tutur Mateus dalam sesi konseling.
Kegiatan berlangsung dengan penuh ketenangan dan refleksi. Para peserta tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khusyuk dan antusias.
Melalui kegiatan Bimroh tersebut, Kementerian Agama Kota Medan berharap warga binaan dapat membangun karakter yang lebih bermartabat, berintegritas, serta selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama sehingga mampu menjalani kehidupan dengan semangat baru dan pengharapan yang lebih baik.

