Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Kristen kembali melaksanakan pelayanan bimbingan rohani kepada pasien di San Pales Medical Center, Kamis (21/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan pembinaan keagamaan dalam memberikan penguatan iman, penghiburan, dan pendampingan spiritual kepada pasien serta keluarga yang sedang menjalani masa perawatan.
Pelayanan rohani berlangsung dalam suasana hangat, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Para penyuluh yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Mateus Brian Purba, Pitri Sihotang, Mona Putri Sembiring, Debora Br Pandia, Borong Sitepu, Yohana Sitompul, dan Mahla Br Tarigan.
Kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan yang menghadirkan suasana penuh sukacita dan pengharapan bagi para pasien dan keluarga yang mengikuti pelayanan.
Selanjutnya, para penyuluh secara bergantian memimpin doa syafaat bagi pasien agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesembuhan dalam menjalani proses perawatan.
Dalam renungan Firman Tuhan yang disampaikan, para pasien diajak untuk tetap memiliki iman dan pengharapan di tengah pergumulan hidup dan sakit yang dialami.
“Dalam setiap pergumulan, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Sakit bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses yang dapat semakin mendekatkan kita kepada Tuhan. Tetaplah berharap dan percaya, karena Tuhan bekerja dalam setiap keadaan,” ungkap salah seorang penyuluh saat menyampaikan renungan.
Selain ibadah singkat, kegiatan juga diisi dengan pelayanan konseling rohani secara langsung kepada pasien dan keluarga. Kehadiran penyuluh agama di tengah pasien diharapkan mampu menghadirkan ketenangan, penghiburan, dan semangat baru dalam proses pemulihan.
Mateus Brian Purba menyampaikan bahwa pelayanan rohani memiliki peran penting dalam membantu pasien menghadapi masa sulit selama menjalani perawatan.
“Kami hadir untuk mendampingi, mendengar, dan menguatkan. Ketika pasien merasa tidak sendiri, ada ketenangan yang tumbuh di dalam hati. Penguatan rohani ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan secara menyeluruh,” ujarnya.
Pihak klinik juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan bimbingan rohani yang diberikan kepada pasien.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelayanan rohani ini. Dukungan spiritual sangat membantu kondisi mental pasien sehingga mereka lebih tenang dan memiliki semangat untuk sembuh,” ujar salah satu perwakilan pihak klinik.
Suasana penuh harapan dan kepedulian tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para pasien dan keluarga mengikuti pelayanan dengan penuh perhatian dan rasa syukur.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan berharap pelayanan bimbingan rohani dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk nyata pelayanan kasih kepada masyarakat, sekaligus menghadirkan penguatan iman dan pengharapan bagi pasien yang sedang menjalani proses pemulihan.

