Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nurul Iman, Jalan Sei Wampu Baru, Kecamatan Medan Baru, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang diikuti jamaah majelis taklim tersebut berlangsung penuh kekeluargaan, khidmat, dan interaktif. Dalam kesempatan itu, Syahmuda Nasution menyampaikan materi bertema “Memetik Hikmah Ibadah Haji” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap makna spiritual dan sosial dari pelaksanaan ibadah haji.
Dalam tausyiahnya, ia menjelaskan bahwa ibadah haji sebagai rukun Islam kelima mengandung banyak pelajaran kehidupan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, setiap rangkaian ibadah haji mengajarkan nilai kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, persaudaraan, serta pengorbanan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan bertakwa kepada Allah SWT,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga menjelaskan bahwa pakaian ihram mengandung makna persamaan derajat manusia di hadapan Allah SWT tanpa membedakan jabatan maupun status sosial. Sementara thawaf mengajarkan ketundukan seorang hamba kepada Sang Pencipta, dan sa’i menjadi simbol usaha serta tawakal sebagaimana perjuangan Siti Hajar mencari air untuk Nabi Ismail AS.
Syahmuda Nasution turut mengajak jamaah menjadikan momentum musim haji sebagai sarana introspeksi diri untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai kesabaran, kepedulian sosial, dan persaudaraan yang ada dalam ibadah haji hendaknya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta masyarakat yang harmonis dan religius,” tambahnya.
Para jamaah tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan aktif menyimak serta berdiskusi terkait materi yang disampaikan. Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami hikmah ibadah haji serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

