Penyuluh Agama Buddha Kemenag Medan Gelar Layanan Doa dan Pendampingan Spiritual di Siloam Hospital

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Buddha Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan layanan doa dan pendampingan spiritual bagi pasien umat Buddha yang sedang menjalani perawatan di Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan keagamaan sekaligus bentuk kerja sama antara Kementerian Agama Kota Medan dengan pihak Siloam Hospitals dalam menghadirkan layanan pembinaan mental dan spiritual bagi pasien sesuai dengan kebutuhan agama masing-masing.

Dalam suasana penuh kehangatan dan ketenangan, para penyuluh membacakan paritta suci, memberikan penguatan batin, serta menyampaikan pesan-pesan Dhamma kepada pasien dan keluarga yang mendampingi.

Pendampingan spiritual tersebut diharapkan mampu memberikan ketenangan pikiran, menumbuhkan semangat hidup, serta menghadirkan rasa optimis dalam menjalani masa pengobatan. Selain itu, keluarga pasien juga diajak untuk tetap menumbuhkan cinta kasih, kesabaran, dan dukungan moral selama proses perawatan berlangsung.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa kehadiran penyuluh agama Buddha di rumah sakit merupakan bagian dari pelayanan umat yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di vihara, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan dukungan spiritual secara langsung.

“Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara Kementerian Agama Kota Medan dan pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan holistik, tidak hanya secara medis tetapi juga melalui penguatan mental dan spiritual pasien,” ujarnya.

Melalui doa bersama dan pembacaan paritta, para penyuluh berharap pasien memperoleh ketenangan batin dan kekuatan mental untuk menjalani proses penyembuhan dengan lebih baik.

Pihak keluarga pasien menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pelayanan rohani yang diberikan. Kehadiran penyuluh agama Buddha dinilai membawa suasana teduh serta memberikan dukungan emosional bagi pasien yang sedang dirawat.

Kegiatan layanan doa dan pendampingan spiritual ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Dhamma melalui pelayanan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan praktik cinta kasih kepada sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *