Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal Ajak Umat Bersatu dalam Kasih Kristus

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang melaksanakan kegiatan penyuluhan iman Katolik pada pukul 20.00 WIB bertempat di rumah Herlina Malau yang beralamat di Jalan TB Simatupang, Simpang PAM Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Pada Senin (25/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh umat Katolik Lingkungan Santa Teresa Kalkuta yang mengikuti ibadah sabda dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan ibadah dipimpin oleh Arton Sidauruk. Sementara itu, Roni Sitanggang membaca Injil Yohanes 17:20–26 yang mengisahkan doa Yesus kepada para murid agar mereka tetap bersatu. Suasana kegiatan ibadah sabda berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, sehingga umat dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Roni Antonius Sitanggang yang mengajak umat untuk hidup dalam persatuan sebagaimana Allah adalah satu adanya. Penyuluh menjelaskan bahwa Yesus sendiri berdoa agar para pengikut-Nya tetap bersatu dalam kasih, saling mendukung, dan hidup rukun di tengah perbedaan.

Pemateri juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan menggereja. Umat diajak untuk menghindari perpecahan, saling mengampuni, serta membangun semangat kebersamaan agar tercipta kehidupan yang damai dan harmonis di tengah masyarakat.

Roni Antonius Sitanggang juga mengajak umat untuk menjadi teladan persatuan di tengah masyarakat dengan menunjukkan sikap kasih, kepedulian, dan semangat gotong royong. Menurutnya, persatuan bukan hanya diwujudkan dalam perkumpulan ibadah, tetapi juga melalui tindakan nyata seperti saling membantu sesama yang membutuhkan, menjaga komunikasi yang baik, serta menciptakan suasana damai dalam kehidupan bertetangga. Dengan demikian, kehadiran umat Katolik diharapkan dapat membawa terang dan menjadi saksi kasih Kristus bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar dan penuh perhatian dari seluruh peserta hingga selesai. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah antarumat lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Lingkungan Santa Teresa Kalkuta semakin menyadari pentingnya persatuan dan mampu menghidupi ajaran kasih dalam kehidupan sehari-hari.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *