Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan, Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, S.H.I., M.A., bertindak sebagai imam sekaligus khatib Salat Iduladha 1447 H di Masjid Al Aminin, Jalan Sakti, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Rabu (27/5/2026).
Pelaksanaan Salat Iduladha yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut diikuti ratusan jamaah dan berlangsung khidmat di halaman Masjid Al Aminin. Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Aminin, H. Sarmidi, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat tahun ini sengaja dilaksanakan di halaman masjid agar syiar Islam lebih terasa dan dapat diikuti lebih banyak masyarakat.
Dalam laporannya, H. Sarmidi juga menyampaikan bahwa pada Iduladha tahun ini, Masjid Al Aminin menerima hewan kurban sebanyak 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang akan disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Dalam khutbahnya, Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan menyampaikan tausiah tentang keutamaan ibadah haji dan kurban sebagai bentuk nyata ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan amalan istimewa yang menggabungkan kekuatan jasmani, rohani, dan pengorbanan harta.
“Haji mabrur balasannya adalah surga. Allah SWT mengampuni dosa-dosa yang telah lalu bagi mereka yang menunaikannya dengan ikhlas. Ibadah haji juga menjadi bentuk jihad bagi mereka yang tidak mampu berjihad secara fisik, seperti perempuan dan orang tua. Sementara itu, pada hari nahar tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah SWT selain berkurban,” ujarnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana meningkatkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Keutamaan haji terletak pada perpaduan ibadah jasmani, rohani, dan harta, sedangkan kurban merupakan simbol ketaatan total kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” tambahnya.
Rangkaian pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung tertib dan khusyuk, kemudian diakhiri dengan saling bersalaman serta foto bersama antara jamaah, pengurus masjid, dan khatib.

