Medan (Humas) – Majelis taklim memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman keagamaan dan memperkuat karakter umat di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, H. Abdullah Hakim, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada jamaah Majelis Taklim Al Huda, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut menjadi wadah bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman agama, memperkuat keimanan, serta meningkatkan semangat dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, H. Abdullah Hakim menyampaikan bahwa majelis taklim memiliki peran penting sebagai sarana pembelajaran agama sekaligus wadah mempererat silaturahmi di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan majelis taklim harus terus dihidupkan karena menjadi salah satu media efektif dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
“Majelis taklim bukan hanya tempat menambah ilmu agama, tetapi juga tempat memperkuat ukhuwah dan membangun kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika ilmu yang diperoleh diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, maka manfaatnya akan dirasakan oleh diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujar Abdullah Hakim.
Ia juga mengajak jamaah untuk terus menjaga semangat belajar dan menghadiri kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, pembinaan umat yang berkelanjutan merupakan salah satu kunci terciptanya masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.
“Jangan pernah merasa cukup dalam menuntut ilmu agama. Semakin banyak ilmu yang kita pelajari dan amalkan, semakin kuat pula fondasi keimanan kita. Semoga setiap langkah kita dalam mencari ilmu menjadi amal ibadah yang mendatangkan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan majelis taklim dapat terus menjadi pusat pembelajaran, penguatan ukhuwah, dan pembentukan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat.

