Medan, (Humas). Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Dr. H. Marasakti Bangunan, MA, mendapat amanah sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Ikhwanul Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Jalan Sei Batu Gingging, Kota Medan, Jumat (05/06/2026).
Dalam khutbahnya, H. Marasakti mengajak jamaah untuk senantiasa membiasakan diri melakukan kebaikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan dan kesuksesan, baik bagi diri sendiri maupun keturunan di masa depan, tidak terlepas dari kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun terlihat kecil.
“Jika kita ingin menjadi lebih baik dan sukses, termasuk untuk anak cucu kita kelak, maka biasakanlah melakukan hal-hal yang baik meskipun kecil dan rutin dilakukan. Apabila setiap hari kita melaksanakan satu kebaikan, maka dalam satu tahun terdapat 365 kebaikan yang telah kita lakukan. Dari kebiasaan baik tersebut, insya Allah akan terjadi peningkatan kualitas diri dan derajat kehidupan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, H. Marasakti menyampaikan bahwa konsistensi dalam berbuat baik merupakan salah satu kunci utama dalam membentuk karakter unggul dan mencapai keberhasilan. Ia menegaskan bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara istiqamah.
Untuk menginspirasi jamaah, H. Marasakti mengisahkan perjalanan hidup ulama besar Islam, Ibnu Hajar Al-Asqalani. Menurutnya, sosok Ibnu Hajar menjadi bukti nyata bahwa kegigihan, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi mampu mengantarkan seseorang mencapai kesuksesan yang luar biasa.
“Meskipun memiliki berbagai keterbatasan, Ibnu Hajar Al-Asqalani tidak pernah menyerah dalam menuntut ilmu. Dengan tekad yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh, beliau berhasil menjadi seorang alim ulama besar yang memberikan kontribusi besar bagi peradaban Islam,” jelasnya.
Khutbah Jumat yang disampaikan berlangsung dengan khidmat dan mendapat perhatian serius dari para jamaah. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk membiasakan kebaikan, meningkatkan semangat belajar, serta meneladani kegigihan para ulama dalam meraih keberhasilan dan memberikan manfaat bagi umat.

