Catim KUA Medan Sunggal Diberi Pemahaman Pentingnya Hablum Minallah dan Hablum Minannas

Medan (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melalui penyuluh agama Islam, Paidi, S.Ag, memberikan bimbingan pranikah kepada calon pengantin (catim) di Balai Nikah KUA Medan Sunggal, Jalan Seroja Nomor 1, Kota Medan, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembekalan bagi calon pasangan suami istri agar memiliki kesiapan spiritual dan sosial dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Calon pengantin yang mengikuti bimbingan tersebut adalah Muhammad Fadli Batubara dan Salsabila Felecia Dwi Rahayu. Keduanya dijadwalkan melangsungkan akad nikah pada Jumat, 24 Juli 2026. Dalam suasana yang penuh keakraban, penyuluh memberikan berbagai nasihat dan bekal keagamaan yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan berumah tangga.

Pada kesempatan itu, Paidi menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Materi tersebut didasarkan pada firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 112 yang menjelaskan bahwa manusia akan terhindar dari kehinaan apabila berpegang teguh kepada agama Allah dan menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia.

Paidi menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan mulus. Akan ada saat-saat bahagia, tetapi juga akan dihadapkan pada berbagai ujian dan kesulitan. Oleh karena itu, pasangan suami istri harus memiliki fondasi keimanan yang kuat dengan senantiasa menjaga hubungan kepada Allah melalui salat, membaca Al-Qur’an, bershalawat, berzikir, dan memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjaga hubungan dengan Allah, pasangan juga harus membangun hubungan sosial yang baik dengan orang tua, keluarga, tetangga, dan masyarakat. Menurutnya, sikap hormat kepada orang tua, kepedulian terhadap tetangga, serta kemampuan menjaga silaturahmi merupakan bagian penting dari hablum minannas yang akan membawa keberkahan dalam rumah tangga.
“Apabila kita tidak ingin hidup dalam kehinaan di sisi manusia maupun di sisi Allah, maka ada dua hal yang harus senantiasa dijaga, yaitu hablum minallah dengan memperkuat ibadah kepada Allah dan hablum minannas dengan menjaga hubungan baik kepada orang tua, tetangga, serta sesama manusia,” ujar Paidi.

Bimbingan pranikah tersebut berlangsung dengan penuh perhatian dari calon pengantin. Mereka tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan dan berharap dapat menerapkannya dalam kehidupan setelah menikah. Melalui pembekalan ini, KUA Medan Sunggal berharap pasangan yang akan menikah mampu membangun keluarga yang harmonis, berakhlak mulia, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Bimbingan pranikah yang dilaksanakan KUA Medan Sunggal menegaskan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh kesiapan materi, tetapi juga oleh kuatnya hubungan dengan Allah dan baiknya hubungan dengan sesama manusia. Dengan menjaga hablum minallah dan hablum minannas secara seimbang, pasangan suami istri diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan serta meraih keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *