Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., sukses melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan kepada anak-anak binaan di Panti Asuhan (PA) Yayasan Mutiara Mulia Indonesia, Jalan Dr. Mansyur Baru I No. 17, Medan, Pada Hari Jumat, (5/06/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengangkat materi penting mengenai kesehatan lingkungan dan diri, dengan tajuk “Kebersihan adalah Pangkal Kesehatan”.
Dalam paparannya, Sindar Purba menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan bagian dari perwujudan iman dan tanggung jawab manusia sebagai ciptaan Tuhan. Beliau mengajak seluruh anak binaan dan pengurus panti untuk senantiasa menjaga kebersihan hati, pikiran, tindakan, serta lingkungan tempat tinggal mereka.
Sebagai dasar teologis, materi ini diperkuat dengan kutipan nats Alkitab dari 2 Korintus 7:1, yang berbunyi:”Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.”
Melalui nats ini, Sindar menjelaskan bahwa menyucikan diri dari pencemaran jasmani (fisik dan lingkungan) berjalan beriringan dengan kesucian rohani.
Selain menyampaikan materi, Sindar Purba juga mengajak anak-anak binaan untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan kamar, membuang sampah pada tempatnya, merawat fasilitas panti, serta menjaga kebersihan diri. Ia berharap melalui bimbingan ini, anak-anak binaan PA Yayasan Mutiara Mulia Indonesia semakin memiliki kesadaran untuk hidup disiplin, sehat, dan bertanggung jawab, sehingga dapat bertumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan anak-anak binaan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan yang sehat dan berkenan kepada Tuhan. Kebiasaan hidup bersih tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mencerminkan kedewasaan iman, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, anak-anak binaan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan takut akan Tuhan.(SP/PAI).

