Muhasabah Akhir Tahun Hijriah, Penyuluh Agama Hadirkan Penguatan Spiritualitas Jamaah

Medan (Humas) — Upaya penguatan pembinaan keagamaan kepada masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Pada Selasa (9/6/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, memberikan bimbingan penyuluhan kepada jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas dengan tema “Muhasabah Diri di Akhir Tahun 1447 Hijriah.”

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut diikuti oleh jamaah majelis taklim yang antusias menyimak materi tentang pentingnya evaluasi diri sebagai bekal meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan menjelang pergantian tahun Hijriah.

Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim mengajak jamaah untuk menjadikan momentum akhir tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui, sekaligus memperbaiki kekurangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Menurutnya, muhasabah merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim agar senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT. Ia menegaskan bahwa setiap pergantian waktu harus dimaknai sebagai kesempatan untuk menilai kembali perjalanan hidup dan meningkatkan kualitas diri di hadapan Allah SWT.

“Akhir tahun Hijriah hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi diri, menghitung kembali amal yang telah dilakukan, serta memperbaiki segala kekurangan. Dengan muhasabah, seorang muslim akan lebih siap menyambut tahun baru dengan semangat meningkatkan ibadah dan akhlak yang lebih baik,” ujar Abdullah Hakim.

Selain melakukan evaluasi terhadap amalan yang telah dikerjakan, ia juga mengajak jamaah untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang muslim tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kualitas hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama manusia.

“Muhasabah bukan sekadar mengingat kesalahan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri. Semoga setiap pergantian waktu menjadikan kita semakin dekat kepada Allah dan semakin bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut, diharapkan nilai-nilai keislaman semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat serta mendorong terbentuknya pribadi yang lebih baik dalam menyambut Tahun Baru 1448 Hijriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *