Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan Rohani dan Doa Bersama di RS SMEC Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, Nurlely, dan Komala Dewi melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama bagi pasien dan keluarga pasien di RS SMEC Medan, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual guna memberikan ketenangan batin kepada pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, para penyuluh menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya kesabaran, tawakal, dan ikhtiar dalam menghadapi ujian kesehatan. Para pasien dan keluarga tampak mengikuti kegiatan dengan khusyuk serta menyimak materi yang disampaikan dengan penuh perhatian.

Heriansyah Harahap dalam bimbingannya mengajak para pasien untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan sakit sebagai sarana introspeksi serta peningkatan keimanan. Menurutnya, setiap ujian yang diberikan Allah mengandung hikmah dan kebaikan bagi hamba-Nya.

“Sakit bukan hanya ujian, tetapi juga kesempatan untuk lebih dekat kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita hadapi setiap keadaan dengan sabar, terus berikhtiar untuk sembuh, dan memperbanyak doa agar diberikan kesehatan dan kekuatan,” ujar Heriansyah Harahap.

Sementara itu, Nurlely menyampaikan bahwa dukungan spiritual memiliki peran penting dalam membantu pasien menjalani proses pengobatan. Ia mengajak seluruh peserta untuk tetap optimis dan tidak berputus asa terhadap rahmat Allah SWT.

“Kita harus yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi pertolongan. Dengan doa, kesabaran, dan keyakinan yang kuat, insya Allah hati menjadi lebih tenang dan proses penyembuhan dapat dijalani dengan lebih baik,” kata Nurlely.

Pada kesempatan yang sama, Komala Dewi mengingatkan pentingnya bersyukur dalam setiap keadaan serta menjaga semangat hidup. Menurutnya, rasa syukur dapat menghadirkan ketenangan dan memperkuat mental seseorang dalam menghadapi berbagai cobaan.

“Syukur tidak hanya diucapkan ketika sehat dan lapang, tetapi juga ketika sedang diuji. Dengan bersyukur dan berdoa, kita akan merasakan ketenangan hati serta semakin yakin bahwa Allah SWT selalu menyertai hamba-Nya dalam setiap keadaan,” ungkap Komala Dewi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para penyuluh agama. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti ruangan ketika para peserta memanjatkan doa untuk kesembuhan pasien, kesehatan tenaga medis, serta keberkahan bagi seluruh keluarga. Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap bimbingan rohani dapat menjadi motivasi dan penguat spiritual bagi pasien dalam menjalani proses penyembuhan di RS SMEC Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *