Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan kembali menghadirkan pelayanan rohani bagi warga binaan melalui kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) yang dilaksanakan di Polsek Medan Tuntungan, Jalan Bunga Turi III, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual yang bertujuan menumbuhkan pengharapan serta semangat baru bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Pelayanan rohani berlangsung dalam suasana penuh damai dan kekhidmatan. Kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Amanda Purba, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Mona Putri Sembiring dengan tema “Bertobat dan Berbalik kepada Tuhan” yang diambil dari Kisah Para Rasul 3:19.
Dalam renungannya, Mona Putri Sembiring menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengalami perubahan hidup melalui pertobatan yang sungguh-sungguh. Ia menjelaskan bahwa pertobatan bukan sekadar menyesali kesalahan yang telah terjadi, melainkan keberanian untuk meninggalkan kehidupan lama dan memilih jalan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.
Firman Tuhan dalam Kisah Para Rasul 3:19 mengajarkan bahwa mereka yang sadar dan bertobat akan menerima pengampunan serta mengalami waktu kelegaan yang datang dari Tuhan. Pesan tersebut menjadi penguatan bagi warga binaan agar tidak terus terbelenggu oleh kesalahan masa lalu, melainkan memiliki keberanian untuk menatap masa depan dengan penuh harapan.
Menurut Mona Putri Sembiring, kasih Tuhan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berubah dan memperbaiki hidupnya. Karena itu, setiap orang diajak untuk tidak menjadikan masa lalu sebagai penghalang dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
“Ketika seseorang datang kepada Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh, Tuhan sanggup menghapus dosa, memulihkan kehidupan, dan memberikan pengharapan yang baru. Tidak ada seorang pun yang terlalu jauh untuk dijangkau oleh kasih Tuhan. Karena itu, jangan terikat pada masa lalu, tetapi percayalah bahwa Tuhan menyediakan masa depan yang penuh harapan bagi setiap orang yang mau bertobat dan berbalik kepada-Nya,” ujar Mona Putri Sembiring.
Ia juga menegaskan bahwa perubahan hidup selalu dimulai dari keputusan untuk membuka hati kepada Tuhan dan menerima kasih karunia-Nya. Dengan demikian, setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan hidup dalam damai sejahtera Tuhan.
Suasana ibadah semakin khidmat saat memasuki sesi doa syafaat dan doa berkat yang dipimpin oleh Mateus Brian Purba. Dalam doa tersebut dipanjatkan permohonan bagi warga binaan, keluarga mereka, aparat kepolisian, serta seluruh pelayan agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, hikmat, dan penyertaan Tuhan dalam setiap aktivitas dan tanggung jawab yang dijalani.
Melalui kegiatan Bimroh ini, Kemenag Medan terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang memberikan penguatan moral dan spiritual bagi masyarakat. Kehadiran penyuluh agama di tengah warga binaan diharapkan dapat menumbuhkan karakter yang lebih baik, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta membangun optimisme untuk menjalani masa depan yang lebih bermartabat dan penuh harapan.

