Medan, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Drs. H. Zulparman, M.A, bersama para penghulu dan penyuluh agama Islam mengikuti kegiatan Syariah Insight Room Edisi Spesial: Bimbingan Teknis Indonesia Berkiblat yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (2/7/2026) dimulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Bimbingan teknis tersebut diikuti oleh jajaran Kementerian Agama dari berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan pemahaman teknis mengenai pelaksanaan pengukuran arah kiblat menggunakan fenomena Rashdul Kiblat, yakni saat posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak akan mengarah tepat ke arah kiblat.
Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 15 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Momentum tersebut menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan sekaligus penyesuaian arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya dengan metode yang sederhana, mudah dilakukan, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan, Drs. H. Zulparman, M.A, menyampaikan bahwa keikutsertaan para penghulu dan penyuluh agama dalam bimbingan teknis ini merupakan bentuk kesiapan KUA Kecamatan Medan Labuhan dalam mendukung dan menyukseskan program nasional Kementerian Agama.
“Pemahaman yang baik mengenai metode Rashdul Kiblat akan memudahkan petugas KUA dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bekal bagi para penghulu dan penyuluh agar mampu memastikan arah kiblat masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya telah sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” ujar Zulparman.
Selama bimbingan teknis berlangsung, para peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan Rashdul Kiblat, teknik mengamati bayangan matahari sebagai penentu arah kiblat, hingga strategi pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui gerakan nasional ini diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan ibadah salat.
KUA Kecamatan Medan Labuhan menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat. Melalui sinergi bersama para penghulu, penyuluh agama, pengurus masjid, dan masyarakat, KUA mengajak seluruh pihak memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat pada 15 Juli 2026 untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mudah, ilmiah, akurat, serta sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

