Penyuluh Agama Kemenag Medan Ajak Anak Yatim dan Piatu Perkuat Iman melalui Tadabur Alam

Medan (Humas) – Pembinaan keagamaan tidak hanya dapat dilakukan di dalam ruang kelas atau majelis taklim, tetapi juga melalui kegiatan yang menghadirkan pengalaman belajar langsung di alam terbuka. Dengan semangat tersebut, Penyuluh Agama Islam PPPK Kecamatan Medan Tembung, Masdar Tambusai, mengajak anak-anak yatim dan piatu mengikuti kegiatan tadabur alam di Bukit Kubu, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal kebesaran Allah SWT melalui keindahan ciptaan-Nya sekaligus mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa syukur, serta membangun semangat dan optimisme dalam menjalani kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Masdar Tambusai mengajak peserta untuk menjadikan setiap nikmat yang diberikan Allah sebagai pengingat agar senantiasa bersyukur, menjaga alam, serta memperkuat keimanan melalui perenungan terhadap tanda-tanda kebesaran-Nya.

Masdar Tambusai mengatakan bahwa tadabur alam merupakan salah satu metode pembinaan yang mampu mendekatkan anak-anak kepada Allah SWT sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Menurutnya, suasana alam dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui tadabur alam, kami ingin mengajak anak-anak yatim dan piatu untuk melihat bahwa setiap ciptaan Allah mengandung pelajaran yang berharga. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa syukur, memperkuat keimanan, serta membangkitkan semangat mereka dalam meraih cita-cita dan menjalani kehidupan dengan penuh harapan,” ujar Masdar Tambusai.

Selain menikmati keindahan alam, para peserta juga mengikuti pembinaan keagamaan, doa bersama, serta berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan dan kepedulian antarsesama.

Kegiatan tadabur alam ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dihadirkan Kementerian Agama Kota Medan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak. Diharapkan, kegiatan tersebut mampu memperkuat nilai-nilai spiritual, membentuk karakter yang tangguh, serta menumbuhkan rasa syukur dan optimisme dalam menghadapi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *