Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, memberikan bimbingan rohani kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Hasfi dengan mengangkat tema “Salat Penenang Hati” pada hari Rabu, 08 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah tentang pentingnya menjaga kualitas salat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperoleh ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menjelaskan bahwa salat bukan hanya kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga menjadi kebutuhan ruhani bagi setiap Muslim. Salat yang dilaksanakan dengan khusyuk akan menghadirkan ketenangan hati, memperkuat keimanan, serta menjadi benteng dari berbagai perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.
“Ketika hati diliputi kegelisahan, janganlah kita menjauh dari salat. Justru salat adalah tempat terbaik untuk mengadu kepada Allah SWT. Salat yang khusyuk akan menenangkan hati, menguatkan jiwa, dan memberikan jalan keluar dari setiap persoalan yang kita hadapi,” ujar Heriansyah Harahap di hadapan jamaah MT Hasfi.
Ia juga mengingatkan firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, ‘Ala bidzikrillahi tathma’innul qulub’ yang artinya, ‘Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.’ Menurutnya, salat merupakan bentuk zikir yang paling sempurna karena di dalamnya terdapat bacaan Al-Qur’an, doa, tasbih, tahmid, dan munajat kepada Allah SWT.
Lebih lanjut, Heriansyah mengajak jamaah untuk menjaga salat lima waktu secara berjamaah apabila memungkinkan, memperbaiki kekhusyukan, serta memahami makna setiap bacaan salat. Dengan demikian, salat tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar mampu membentuk akhlak mulia, meningkatkan kesabaran, dan menghadirkan ketenteraman dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Jamaah MT Hasfi mengikuti bimbingan rohani dengan penuh perhatian dan antusias. Sesi tanya jawab berlangsung hangat, di mana para peserta berbagi pengalaman tentang tantangan menjaga kekhusyukan dalam salat. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah senantiasa diberi keistiqamahan dalam mendirikan salat dan memperoleh ketenangan hati serta keberkahan hidup.
Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap jamaah MT Hasfi semakin memahami bahwa salat merupakan tiang agama sekaligus sumber ketenangan batin. Dengan menjadikan salat sebagai kebutuhan hidup, diharapkan setiap Muslim mampu menghadapi berbagai ujian dengan penuh kesabaran, tawakal, dan keyakinan kepada Allah SWT.

