Dari Ta’aruf hingga Aksi Peduli Lingkungan, MAN 3 Medan Bentuk Generasi Unggul melalui MATAMUDA 2026/2027

Medan (Humas) – MAN 3 Medan menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 9–10 Juli 2026 sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik baru yang unggul, religius, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan budaya belajar, kehidupan madrasah, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada seluruh peserta didik baru.

Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh haru dengan kehadiran orang tua serta wali peserta didik. Melalui prosesi simbolis penyerahan putra-putri mereka kepada pihak madrasah, terjalin komitmen bersama antara keluarga dan madrasah dalam mendidik generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan MATAMUDA secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 3 Medan, Dr. Burhanuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa madrasah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana pembentukan karakter, penguatan akhlak, serta penanaman nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan.

“Peserta didik MAN 3 Medan harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Madrasah harus menjadi rumah kedua yang menghadirkan kenyamanan, semangat belajar, dan ruang untuk mengembangkan potensi setiap peserta didik,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta didik baru memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk membantu proses adaptasi sekaligus memperkuat karakter. Kepala Urusan Tata Usaha, Dr. Asrul Nst, M.M., memperkenalkan struktur organisasi serta tata kelola madrasah. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ferry Ferdian Saputra, S.Pd., menjelaskan sistem pembelajaran, program akademik, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan MAN 3 Medan.

Materi penguatan karakter juga disampaikan oleh Ns. Edianto, M.Kep., Sp.Kep., MB yang memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggunaan gawai secara bijak, serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, Guru Bimbingan dan Konseling membekali peserta didik dengan strategi belajar efektif, pentingnya menjaga kesehatan mental, serta membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Hari kedua diawali dengan pembacaan Surah Yasin, zikir pagi, dan selawat bersama sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus penanaman karakter religius sejak awal masa pendidikan. Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman bunga, tanaman hias, dan tanaman obat keluarga (apotek hidup) di lingkungan madrasah sebagai implementasi nilai Ekoteologi dalam Kurikulum Berbasis Cinta.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Semangat mencintai alam diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh selama mereka menempuh pendidikan di madrasah.

Menjelang siang, seluruh warga madrasah melaksanakan Salat Jumat berjamaah dengan Kepala MAN 3 Medan bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, menjaga akhlak, disiplin dalam menuntut ilmu, serta menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian MATAMUDA ditutup dengan pengenalan organisasi intramadrasah (INTRA) beserta berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya PMI, Seni Tari Cagar Budaya, Paskibra PAMANGA, Marching Band, Robotik, Kursus Kader Dakwah (KKD), English Club, Pramuka, dan Tarung Derajat. Berbagai organisasi dan kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta meraih prestasi sesuai potensi masing-masing.

Di akhir kegiatan, Dr. Burhanuddin berharap MATAMUDA menjadi pengalaman pertama yang berkesan sekaligus fondasi bagi peserta didik baru dalam menjalani kehidupan di madrasah.

“Jadikan MAN 3 Medan sebagai tempat untuk berkembang, berprestasi, dan membangun karakter. Mari bersama menciptakan madrasah yang religius, unggul, peduli lingkungan, ramah anak, serta bebas dari perundungan. Keberhasilan pendidikan akan terwujud melalui sinergi yang kuat antara madrasah, keluarga, dan seluruh warga madrasah,” pesannya.

Melalui penyelenggaraan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027, MAN 3 Medan menegaskan komitmennya dalam membangun generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, mencintai lingkungan, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan zaman dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *