Surah Al-A’raf Ayat 69 Jadi Pengingat Pentingnya Meraih Keberkahan Hidup

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan terus menguatkan pembinaan keagamaan melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) yang dilaksanakan oleh para Penyuluh Agama di tengah masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut berlangsung pada Pengajian Ibu-Ibu Sakinah di Kelurahan Sentosa Lama, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para jamaah dengan penuh antusias tersebut menjadi wadah untuk memperdalam pemahaman ajaran Islam sekaligus memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembinaan yang rutin dilaksanakan, diharapkan masyarakat semakin memahami nilai-nilai Al-Qur’an dan mampu mengimplementasikannya dalam lingkungan keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam PPPK Kecamatan Medan Tembung, Masdar Tambusai, S.Ag., menyampaikan tausiah bertema “Keberkahan dalam Hidup” dengan berlandaskan Surah Al-A’raf ayat 69. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa mengingat berbagai nikmat yang telah Allah SWT anugerahkan sebagai bentuk rasa syukur yang akan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan.

Menurutnya, keberkahan hidup tidak hanya diukur dari melimpahnya harta, tingginya jabatan, atau kesuksesan duniawi, tetapi juga dari ketenangan hati, kesehatan, keharmonisan keluarga, serta kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas yang diridhai Allah SWT.

“Surah Al-A’raf ayat 69 mengajarkan kita untuk senantiasa mengingat nikmat-nikmat Allah SWT. Ketika hati dipenuhi rasa syukur, maka Allah akan melimpahkan keberkahan dalam hidup. Keberkahan itu bukan hanya berupa rezeki yang bertambah, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, keluarga yang harmonis, serta kemudahan dalam menjalani setiap aktivitas,” ujar Masdar Tambusai.

Ia menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan kunci utama untuk meraih keberkahan. Seseorang yang senantiasa bersyukur akan lebih mudah menerima setiap ketentuan Allah, tetap rendah hati ketika memperoleh nikmat, dan bersabar saat menghadapi ujian kehidupan.

“Sering kali kita lebih fokus melihat apa yang belum dimiliki, sehingga lupa mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. Padahal, dengan bersyukur, Allah menjanjikan tambahan nikmat dan keberkahan dalam kehidupan. Karena itu, mari kita biasakan mengingat karunia Allah dalam setiap keadaan, baik saat lapang maupun sempit,” tambahnya.

Masdar juga mengajak para jamaah untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari karakter seorang muslim dengan meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, sikap tersebut merupakan wujud nyata pengamalan ajaran Al-Qur’an yang akan membawa ketenteraman bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan jamaah untuk berdiskusi mengenai cara menumbuhkan rasa syukur dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan keluarga. Antusiasme para peserta menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memperdalam pemahaman agama melalui kegiatan majelis taklim.

Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang edukatif, berkesinambungan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Pembinaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman umat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta mendorong lahirnya pribadi-pribadi yang senantiasa bersyukur, berakhlak mulia, dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *