Penyuluh KUA Medan Helvetia Sosialisasikan Pentingnya Rashdul Kiblat kepada Jamaah MT An-Nisa

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Helvetia, H. Tamrin Butar Butar, S.Ag., S.Pd.I., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) An-Nisa, Perumnas Helvetia, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat materi tentang Rashdul Kiblat sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah salat.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para jamaah mengikuti penyampaian materi dengan antusias. Melalui kegiatan ini, jamaah diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui arah kiblat yang benar sebagai salah satu syarat sah pelaksanaan salat. Penyuluhan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin mengenal ilmu falak yang berkaitan dengan penentuan arah kiblat.

Dalam penyampaiannya, H. Tamrin Butar Butar menjelaskan bahwa Rashdul Kiblat merupakan fenomena ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah, sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat secara akurat. Fenomena ini menjadi metode yang sederhana, mudah dilakukan, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi apabila dimanfaatkan dengan benar.

“Rashdul Kiblat merupakan anugerah Allah SWT yang dapat kita manfaatkan untuk memastikan arah kiblat secara tepat. Momentum ini hendaknya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sebagai bentuk ikhtiar dalam menyempurnakan ibadah salat. Dengan memahami cara menentukan arah kiblat yang benar, kita akan semakin mantap dan khusyuk dalam menjalankan ibadah,” ujar H. Tamrin Butar Butar.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi mengenai Rashdul Kiblat perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami tata cara pelaksanaannya, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya ketelitian dalam menentukan arah kiblat. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan hendaknya dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan ibadah agar sesuai dengan tuntunan syariat.

“Kita berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat setiap tahunnya untuk mengecek kembali arah kiblat di rumah maupun di masjid. Ini merupakan ikhtiar kita agar ibadah yang dilaksanakan semakin sempurna dan memberikan ketenangan dalam beribadah,” tambahnya.

Usai penyampaian materi, para jamaah memanfaatkan sesi diskusi untuk bertanya mengenai tata cara pengamatan Rashdul Kiblat serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme jamaah menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah.

Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini, KUA Kecamatan Medan Helvetia terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang edukatif, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi semangat Kemenag Berdampak dalam menghadirkan layanan dan pembinaan keagamaan yang semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *