MATAMUDA MIN 5 Medan Hadirkan Pengalaman Belajar Menyenangkan dan Tanamkan Nilai Karakter Sejak Hari Pertama

Medan (Humas) MIN 5 Kota Medan melaksanakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi peserta didik baru kelas I Tahun Ajaran 2026–2027 selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 13–15 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di halaman madrasah mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai. Seluruh rangkaian kegiatan disusun mengacu pada petunjuk teknis (juknis) MATAMUDA Kementerian Agama. Program ini bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah secara menyenangkan, aman, dan edukatif. Sejak pagi, halaman MIN 5 Kota Medan dipenuhi semangat dan keceriaan para murid baru bersama para guru. Suasana hangat tersebut menjadi awal perjalanan pendidikan mereka di jenjang madrasah ibtidaiyah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru beserta orang tua. Beliau mengajak seluruh murid untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, cinta belajar, dan bangga menjadi bagian dari madrasah. Acara pembukaan dipandu oleh Nurainun, S.Pd. sebagai pembawa acara yang menghadirkan suasana penuh semangat dan keakraban. Seluruh guru kelas I bersama panitia MATAMUDA turut mendampingi setiap rangkaian kegiatan. Kebersamaan tersebut membuat peserta didik merasa nyaman sejak hari pertama berada di lingkungan madrasah.

Hari pertama diisi dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan madrasah yang dikemas secara interaktif. Peserta didik diajak berdoa bersama, melantunkan Asmaul Husna, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, serta mengikuti berbagai ice breaking yang membangun semangat belajar. Mereka juga dikenalkan dengan ruang kelas, perpustakaan, mushala, UKS, kantin, halaman, dan berbagai fasilitas madrasah lainnya. Materi visi dan misi MIN 5 Kota Medan disampaikan oleh Roslina Juliana, S.Pd. dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak. Selanjutnya, tata tertib madrasah disampaikan oleh Nurmayanti Kasdi, S.Pd melalui cerita dan contoh perilaku sehari-hari. Kegiatan hari pertama ditutup dengan refleksi serta apresiasi bagi peserta didik yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada pembentukan karakter, pembiasaan ibadah, dan penguatan akhlak mulia sesuai nilai-nilai madrasah. Anak-anak mengikuti murojaah surat pendek, doa harian, praktik wudu, serta salat duha sederhana secara berkelompok. Mereka juga diajak bermain peran tentang adab kepada guru, teman, dan orang tua. Berbagai permainan edukatif membuat peserta didik semakin percaya diri dalam berinteraksi dengan teman-teman barunya. Nilai-nilai kebaikan ditanamkan melalui aktivitas “Satu Kebaikan Hari Ini” yang mengajak setiap anak membiasakan perilaku terpuji. Seluruh kegiatan berlangsung dengan suasana ceria sehingga peserta didik belajar tanpa merasa terbebani.

Keunikan MATAMUDA MIN 5 Kota Medan terlihat dari cara penyampaian materi yang tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi juga melalui permainan, lagu, gerak, cerita inspiratif, kuis, dan praktik langsung. Pendekatan tersebut membuat peserta didik lebih mudah memahami materi sekaligus menikmati setiap kegiatan. Guru memberikan kesempatan kepada seluruh anak untuk berani tampil, bertanya, dan menyampaikan pendapat. Setiap aktivitas selalu diselingi tepuk semangat dan ice breaking agar suasana tetap hidup. Pendekatan yang ramah anak ini menjadi ciri khas pelaksanaan MATAMUDA di MIN 5 Kota Medan. Melalui cara tersebut, proses adaptasi berlangsung lebih cepat dan menyenangkan.

Pada hari ketiga, peserta didik memulai kegiatan dengan doa pagi, lagu bertema lingkungan, serta senam bersama yang dipandu oleh Rozi. Senam pagi menghadirkan suasana ceria sekaligus membangun semangat anak-anak sebelum mengikuti materi berikutnya. Setelah itu, peserta didik memperoleh edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan madrasah. Guru menjelaskan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari karakter seorang peserta didik madrasah. Anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh kegiatan sejak awal hingga akhir. Semangat mereka semakin terlihat ketika memasuki kegiatan praktik di luar kelas.

Momen yang paling berkesan pada hari ketiga adalah kegiatan menanam bunga yang dibawa oleh masing-masing peserta didik dari rumah. Kegiatan tersebut menjadi implementasi Panca Cinta, khususnya nilai Cinta terhadap Alam. Dengan penuh semangat, murid bersama guru menanam bunga di lingkungan madrasah sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam. Anak-anak juga diberi tanggung jawab untuk merawat tanaman tersebut selama belajar di kelas I. Melalui kegiatan sederhana ini, peserta didik belajar bahwa mencintai lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Nilai karakter ditanamkan sejak dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Selain menanam bunga, peserta didik juga membuat komitmen sederhana untuk menjaga bumi melalui berbagai aktivitas kreatif. Mereka diajak mencintai kebersihan, menjaga tanaman, serta membiasakan hidup sehat di lingkungan madrasah. Guru memberikan penguatan bahwa setiap tindakan kecil akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk kepedulian sosial dan lingkungan. Para peserta didik tampak bangga melihat bunga yang mereka tanam bersama teman-temannya. Momen tersebut menjadi kenangan indah pada pelaksanaan MATAMUDA tahun ini.

Kepala MIN 5 Kota Medan, Sri Darmawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan guru yang telah menyukseskan pelaksanaan MATAMUDA. Beliau mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disusun sesuai juknis Kementerian Agama dengan pendekatan yang ramah anak dan berorientasi pada pembentukan karakter. “MATAMUDA bukan sekadar masa pengenalan lingkungan madrasah, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, menanamkan akhlak mulia, membangun semangat belajar, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Kami berharap seluruh peserta didik baru merasa bangga menjadi bagian dari MIN 5 Medan dan siap tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, serta berakhlakul karimah,” ujar beliau. Beliau juga mengapresiasi sinergi guru, panitia, dan orang tua dalam mendukung kelancaran kegiatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas.

Pelaksanaan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026–2027 di MIN 5 Kota Medan berlangsung lancar, tertib, dan penuh keceriaan. Berbagai materi yang diberikan sesuai juknis mampu memperkenalkan lingkungan madrasah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik baru. Kegiatan yang variatif menjadikan anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan belajar mereka. Pengalaman menanam bunga sebagai wujud cinta terhadap alam menjadi salah satu momen yang paling berkesan selama pelaksanaan MATAMUDA. MIN 5 Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter. Melalui MATAMUDA, madrasah berharap lahir generasi yang religius, peduli lingkungan, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *