Deli Serdang (Humas) – Sebagai bentuk nyata komitmen dalam mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan, MIN 3 Kota Medan menggelar Aksi Bersih Pantai dan Sungai di kawasan Tanduk Benua, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Adiwiyata yang mengusung tema “Mewujudkan Madrasah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Melalui Aksi Nyata.”
Aksi lingkungan tersebut melibatkan berbagai unsur madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, siswa, Komite MIN 3 Kota Medan, hingga mitra dan pemangku kepentingan (stakeholder). Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar slogan.
Kegiatan diawali dengan pengarahan mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pantai dan sungai serta dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Selanjutnya, seluruh peserta dibagi ke beberapa kelompok untuk membersihkan kawasan pesisir dan aliran sungai dari berbagai jenis sampah, seperti sampah plastik, botol bekas, ranting, dan limbah rumah tangga yang terbawa arus.
Dengan penuh semangat, para peserta bergotong royong mengumpulkan sampah ke dalam kantong-kantong besar yang kemudian dipilah sebelum dibawa ke tempat pengelolaan sampah. Selain membersihkan kawasan, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun kebiasaan hidup ramah lingkungan sejak usia dini.
Kepala MIN 3 Kota Medan, Hj. Azizah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Program Adiwiyata bukan hanya tentang penghijauan atau kebersihan lingkungan madrasah, tetapi bagaimana menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga madrasah. Melalui aksi bersih pantai dan sungai ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama.
Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga sehingga peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cinta lingkungan, bertanggung jawab, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.”
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, khususnya kepada Komite MIN 3 Kota Medan yang senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai program madrasah, serta kepada PT Penerbit Erlangga sebagai mitra strategis madrasah.
Dukungan nyata juga diberikan oleh PT Penerbit Erlangga, yang turut berpartisipasi sebagai stakeholder dengan menyediakan Bus Erlangga sebagai sarana transportasi bagi rombongan peserta dari MIN 3 Kota Medan menuju lokasi kegiatan di Tanduk Benua. Fasilitas transportasi tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dan mitra kerja dalam mendukung program-program yang berorientasi pada pembentukan karakter serta pelestarian lingkungan hidup.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Tidak hanya menghasilkan lingkungan pantai dan sungai yang lebih bersih, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara guru, siswa, komite madrasah, dan stakeholder dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, MIN 3 Kota Medan berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Aksi Bersih Pantai dan Sungai ini menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Madrasah Adiwiyata yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

