Kemenag Medan Dukung Penguatan Nilai Dharma dalam Perayaan Adhi Thiruvila

Medan (Humas) — Kemenag Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai-nilai dharma dan pembinaan kehidupan keagamaan umat Hindu di Kota Medan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Plt. Penyelenggara Hindu Kemenag Medan yang diwakili oleh Staf Penyelenggara Hindu, Danraaz, dalam perayaan Adhi Thiruvila di Shri Mariamman Kuil Sampali pada Minggu (26/7/2026). Kehadiran tersebut menjadi wujud dukungan Kemenag Medan terhadap pelestarian ajaran agama, budaya, serta tradisi keagamaan umat Hindu.

Perayaan Adhi Thiruvila berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pengurus kuil, tokoh agama, serta umat Hindu dari berbagai wilayah di Kota Medan. Pada kesempatan tersebut, Danraaz turut membawakan Dharma Gita yang berisi pesan-pesan spiritual tentang pentingnya meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan mencerminkan semangat persatuan dan kecintaan umat terhadap nilai-nilai dharma.

Meski diwakili oleh Staf Penyelenggara Hindu Kemenag Medan, Danraaz, dalam menghadiri kegiatan tersebut, Plt. Penyelenggara Hindu Kemenag Medan, Karma Perangin-angin, menyampaikan bahwa perayaan Adhi Thiruvila memiliki makna penting sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus melestarikan ajaran dharma di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kualitas pembinaan umat Hindu. “Perayaan Adhi Thiruvila hendaknya menjadi kesempatan bagi umat Hindu untuk semakin meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus mengamalkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis,” ujar Karma Perangin-angin.

Karma Perangin-angin juga menegaskan bahwa pelestarian nilai-nilai dharma membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam membimbing generasi muda agar tetap mencintai ajaran agama dan budaya leluhur. Menurutnya, pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan melahirkan umat yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman. “Mari kita terus menjaga warisan spiritual ini dengan memperkuat kebersamaan, saling menghormati, serta menjadikan ajaran dharma sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak di tengah kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diwarnai semangat kekeluargaan. Kehadiran Kemenag Medan dalam perayaan tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus kuil maupun umat Hindu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembinaan kehidupan keagamaan. Momentum Adhi Thiruvila pun menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kerukunan umat beragama.

Dukungan Kemenag Medan terhadap perayaan Adhi Thiruvila menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan bagi umat Hindu di Kota Medan. Melalui sinergi yang terus dibangun bersama tokoh agama dan masyarakat, diharapkan nilai-nilai dharma, semangat persaudaraan, serta kecintaan terhadap ajaran agama semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kehidupan umat yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi dapat terus terwujud di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *