Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Berikan Pelayanan Fardhu Kifayah Sesuai Syariat Islam

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan fardhu kifayah. Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area, Amri Sembiring, atas wafatnya Bapak Sumardi yang beralamat di Jalan Amaliun Simpang Ismailiyah. Prosesi pemulasaraan hingga pemakaman almarhum berlangsung pada Senin (27/7/2026) sesuai tuntunan syariat Islam.

Pelaksanaan fardhu kifayah meliputi pendampingan kepada keluarga, pemulasaraan jenazah, serta pembimbingan kepada masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah yang benar menurut syariat. Kehadiran Penyuluh Agama Islam menjadi bagian dari pelayanan Kemenag Medan dalam memberikan pembinaan keagamaan, khususnya kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah kedukaan. Suasana penuh empati dan kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian prosesi hingga selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Amri Sembiring menyampaikan bahwa pelaksanaan fardhu kifayah merupakan salah satu bentuk pelayanan umat yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berpedoman pada ajaran Islam. Menurutnya, setiap tahapan penyelenggaraan jenazah harus dilaksanakan secara benar agar hak seorang muslim yang telah wafat dapat dipenuhi sebagaimana mestinya. “Pelayanan fardhu kifayah bukan sekadar melaksanakan kewajiban, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir kepada sesama muslim sesuai tuntunan syariat Islam. Semoga setiap proses yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Amri Sembiring juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama ketika ada keluarga yang sedang berduka. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan saling membantu merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat. “Mari kita jadikan setiap musibah sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia ini sementara. Perbanyak amal saleh, kuatkan kepedulian kepada sesama, dan senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat,” tambahnya.

Prosesi pemakaman berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Kebersamaan warga dalam membantu pelaksanaan fardhu kifayah menunjukkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang masih terpelihara dengan baik. Doa bersama yang dipanjatkan mengiringi kepergian almarhum sebagai bentuk harapan agar Allah Swt. melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya.

Melalui pelayanan fardhu kifayah ini, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Peran aktif penyuluh diharapkan semakin meningkatkan pemahaman umat terhadap pelaksanaan syariat Islam, sekaligus menumbuhkan semangat tolong-menolong, kepedulian sosial, dan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, Kemenag Medan berharap nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh dan menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan saling peduli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *