Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, mengajak masyarakat untuk mengamalkan lima amalan ringan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT saat memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada jamaah Majelis Taklim Ar-Raudah di Kecamatan Medan Barat, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan Kementerian Agama Kota Medan guna meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.
Penyuluhan berlangsung dalam suasana khusyuk dan penuh keakraban. Para jamaah mengikuti setiap materi dengan antusias serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai amalan-amalan yang mudah dilakukan, tetapi memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Melalui penyuluhan ini, jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk membiasakan diri melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim menjelaskan bahwa Islam memberikan banyak peluang bagi setiap muslim untuk meraih pahala melalui amalan yang sederhana. Lima amalan yang disampaikan meliputi memperbanyak zikir kepada Allah SWT, mengucapkan kalimat Subhānallāhi wa bihamdih, menjaga akhlak yang mulia, bersedekah sesuai kemampuan, serta membiasakan diri menebarkan salam kepada sesama muslim.
Menurutnya, seluruh amalan tersebut tidak membutuhkan kemampuan atau harta yang berlimpah, melainkan keikhlasan dan konsistensi dalam mengamalkannya. Ia menegaskan bahwa amalan yang terlihat kecil di mata manusia bisa menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat apabila dilakukan dengan penuh keimanan dan istiqamah.
“Jangan pernah meremehkan amalan yang terlihat ringan, karena bisa jadi amalan itulah yang menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di akhirat. Yang terpenting adalah mengamalkannya dengan ikhlas dan istiqamah agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Abdullah Hakim.
Ia juga mengingatkan bahwa zikir dan akhlak mulia merupakan dua amalan yang saling melengkapi. Zikir akan memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, sedangkan akhlak yang baik akan mempererat hubungan dengan sesama manusia. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa menjaga lisan, sikap, dan perilaku agar menjadi pribadi yang membawa manfaat serta menebarkan kedamaian di lingkungan sekitar.
“Jika kita membiasakan diri berzikir, bersedekah, menjaga akhlak, dan menebarkan salam, maka bukan hanya pahala yang kita peroleh, tetapi juga tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis, saling menghormati, dan penuh kepedulian,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, jamaah Majelis Taklim Ar-Raudah tampak aktif menyimak materi dan berdiskusi mengenai penerapan amalan-amalan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi yang hangat antara penyuluh dan jamaah mencerminkan semangat belajar bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar Allah SWT memberikan keistiqamahan kepada seluruh jamaah dalam mengamalkan amal-amal saleh sebagai bekal menuju kehidupan akhirat. Melalui kegiatan penyuluhan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, akhlak mulia, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

