Melalui Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Tanamkan Nilai Kasih kepada Anak Panti

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Novalina Baraja, melaksanakan pembinaan rohani kepada anak-anak dan pengurus Yayasan Panti Asuhan Sari Wangi di Jalan Jangka No. 91, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kasih, kepedulian, dan kehidupan beriman.

Pembinaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Anak-anak panti mengikuti ibadah dan penyampaian firman Tuhan dengan antusias, sementara para pengurus turut berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan. Melalui pembinaan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa kasih merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang harmonis dengan Tuhan maupun dengan sesama.

Dalam khotbahnya, Novalina Baraja menyampaikan bahwa kasih tidak cukup hanya diucapkan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Sikap saling menghargai, mengampuni, membantu, dan peduli kepada sesama merupakan bentuk pengamalan kasih yang harus terus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kasih adalah ajaran utama yang harus terus kita hidupi. Ketika kita mampu mengasihi sesama dengan tulus, kita sedang menunjukkan kasih Tuhan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Novalina Baraja.

Ia menegaskan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga di hadapan Tuhan dan memiliki potensi untuk menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sejak usia dini anak-anak perlu dibimbing agar memiliki karakter yang baik, rendah hati, bertanggung jawab, serta mampu membangun hubungan yang penuh kasih dengan orang lain.

“Jangan pernah merasa sendiri atau kurang berharga. Tuhan mengasihi setiap anak tanpa membeda-bedakan. Karena itu, mari kita membalas kasih Tuhan dengan menjadi pribadi yang suka menolong, mengampuni, dan membawa sukacita bagi orang-orang di sekitar kita,” tambahnya.

Menurut Novalina, pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat iman anak-anak. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan mereka mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Kristiani serta menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh sukacita. Anak-anak Yayasan Panti Asuhan Sari Wangi tampak aktif mengikuti ibadah, menyimak setiap materi yang disampaikan, serta berinteraksi dengan penuh semangat. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi bukti bahwa pembinaan rohani tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan di antara sesama.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus mendorong peran aktif Penyuluh Agama Kristen dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Penanaman nilai kasih, kepedulian, dan penguatan karakter diharapkan mampu membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta menjadi pembawa damai dan kasih di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *