Sambut HUT ke-81 RI, Kepala KUA Medan Perjuangan Ajak Jamaah Perbanyak Syukur, Zikir, dan Doa

Medan (Humas) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Taqwa, Jalan Batu Putih, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (31/7/2026). Mengusung tema “Menyongsong HUT RI ke-81, Perbanyak Bersyukur Mengingat Allah dengan Zikir dan Doa”, khutbah tersebut mengajak jamaah menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, serta memperbanyak amal ibadah.

Dalam khutbahnya, H. Ramlan menegaskan bahwa kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama puluhan tahun merupakan nikmat besar yang wajib disyukuri. Rasa syukur, menurutnya, tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak zikir, doa, serta menjaga persatuan dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

Mengawali penjelasannya, ia mengangkat kisah negeri Saba yang diabadikan Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Saba ayat 15. Ayat tersebut menggambarkan sebuah negeri yang diberi limpahan nikmat, kemakmuran, dan keberkahan dengan ungkapan “Baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur”, yaitu negeri yang baik dengan Tuhan Yang Maha Pengampun. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran penting bahwa kemakmuran suatu bangsa harus disertai dengan rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT agar nikmat yang diberikan tetap terjaga.

“Allah SWT memberikan contoh melalui negeri Saba sebagai negeri yang makmur dan diberkahi. Kemakmuran itu tidak terlepas dari ketaatan dan rasa syukur kepada Allah. Oleh karena itu, menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita memperbanyak zikir, doa, dan rasa syukur agar bangsa ini senantiasa memperoleh keberkahan, keamanan, dan kemajuan,” ujar H. Ramlan di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan bahwa rasa syukur harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman, seperti menjaga persaudaraan, saling menghormati, bekerja dengan penuh keikhlasan, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, masyarakat yang religius akan menjadi fondasi lahirnya bangsa yang kuat, damai, dan sejahtera.

Lebih lanjut, H. Ramlan menjelaskan bahwa pesan khutbah tersebut sejalan dengan semangat program Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, harmonis, dan penuh keberkahan. Ia berharap seluruh umat Islam menjadikan momentum peringatan Hari Kemerdekaan sebagai pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat persatuan.

“Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga harus diisi dengan memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebajikan, dan memohon kepada Allah SWT agar Indonesia senantiasa menjadi negeri yang aman, damai, maju, dan mendapat ampunan-Nya. Inilah bentuk syukur yang hakiki atas nikmat kemerdekaan yang telah Allah anugerahkan kepada bangsa kita,” tutupnya.

Melalui khutbah Jumat tersebut, KUA Kecamatan Medan Perjuangan berharap nilai-nilai syukur, zikir, dan doa semakin membudaya di tengah masyarakat. Dengan memperkuat hubungan kepada Allah SWT serta menjaga persatuan dan kerukunan, diharapkan cita-cita mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan dapat terus diwujudkan sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *