Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani (Bimroh) dan ruqyah bagi siswi SMK Teladan, Jalan Bersama, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada para siswi agar semakin dekat kepada Allah SWT serta memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Affan Sihite, yang didampingi oleh Supriadi, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Perjuangan. Selain penyampaian materi keagamaan, kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan ruqyah syar’iyyah sebagai ikhtiar spiritual yang berlandaskan ajaran Islam.
Affan Sihite menjelaskan bahwa Bimroh dan ruqyah bukan hanya bertujuan membantu peserta memperoleh ketenangan batin, tetapi juga menanamkan pemahaman agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan zikir. Ia mengajak para siswi menjadikan Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman dalam menjaga kesehatan rohani. “Ruqyah syar’iyyah merupakan ikhtiar yang diajarkan dalam Islam dengan menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Yang terpenting adalah memperkuat keimanan, menjaga ibadah, dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswi mengikuti rangkaian pembinaan dengan tertib dan penuh antusias. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga akhlak, memperbanyak ibadah, serta membangun karakter yang kuat sebagai generasi muda muslimah.
Supriadi menyampaikan bahwa pembinaan spiritual bagi remaja sangat penting dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat yang strategis untuk membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai keagamaan. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi bekal bagi para siswi untuk semakin mencintai ajaran Islam, menjaga akhlak mulia, serta memiliki mental yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman,” ungkapnya.
Kegiatan Bimroh dan ruqyah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual para siswi. Pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkesinambungan diharapkan mampu membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

