Mimpi Besar Santri Darul Hikmah Jadi Nyata, Farrah Adiba Sinaga Raih Beasiswa Akselerasi S1-S2 Kementerian Agama RI

Medan (Humas) – Tangannya bergetar ketika membuka layar ponsel yang menampilkan hasil seleksi. Beberapa detik kemudian, air mata mulai mengalir di pipi Farrah Adiba Sinaga, santri Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan. Nama yang terpampang di daftar penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP Kementerian Agama Republik Indonesia Program Akselerasi S1 dan S2 Bahasa Arab di UIN Sunan Ampel Surabaya seolah menjadi jawaban atas doa yang selama bertahun-tahun ia panjatkan dalam setiap sujud dan tahajudnya.

Bagi Farrah, kabar itu bukan sekadar pengumuman kelulusan. Itu adalah titik balik kehidupan, sebuah kesempatan langka yang diberikan Kementerian Agama RI kepada putra-putri terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan secara berkelanjutan hingga jenjang magister. Lebih membanggakan lagi, di waktu yang hampir bersamaan Farrah juga dinyatakan lulus di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, salah satu pusat keilmuan Islam paling bergengsi di dunia.

“Saya benar-benar menangis saat mengetahui lulus Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 dari Kementerian Agama RI. Rasanya seperti mimpi. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena diberi kesempatan yang begitu besar. Beasiswa ini bukan hanya membantu pendidikan saya, tetapi juga menjadi amanah dan kepercayaan yang harus saya jaga dengan sungguh-sungguh,” ujar Farrah dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya dapat menjadi salah satu penerima program akselerasi yang sangat kompetitif tersebut. Menurutnya, kesempatan memperoleh beasiswa yang membuka jalan hingga jenjang S2 merupakan anugerah luar biasa yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Saya sangat bangga bisa mendapatkan Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 dari Kementerian Agama RI. Ini adalah hadiah terbesar dalam perjalanan belajar saya di pesantren. Saya merasa semua lelah, doa, dan perjuangan selama ini benar-benar dijawab oleh Allah SWT. Saya ingin membuktikan bahwa santri juga mampu berprestasi dan bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya penuh haru.

Perjalanan menuju capaian tersebut tidaklah mudah. Selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan, Farrah dikenal sebagai santri yang tekun, disiplin, dan memiliki kecintaan besar terhadap Bahasa Arab serta ilmu-ilmu keislaman. Hari-harinya dipenuhi dengan jadwal belajar yang padat, hafalan, diskusi, serta berbagai persiapan akademik untuk menghadapi seleksi beasiswa dan perguruan tinggi.

Di balik keberhasilannya, Farrah selalu menyebut dua kekuatan terbesar yang mengiringi langkahnya: doa orang tua dan bimbingan para guru. Ia percaya bahwa pencapaian ini bukan hasil perjuangannya seorang diri, melainkan buah dari dukungan keluarga, para pembina, dan seluruh lingkungan pesantren yang terus mendorongnya untuk bermimpi setinggi mungkin.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah berhenti mendoakan, kepada para ustaz dan ustazah yang membimbing dengan penuh kesabaran, serta kepada pimpinan pesantren yang selalu memberikan motivasi. Beasiswa ini adalah milik kita semua. Saya hanya menjadi perantara dari doa dan harapan banyak orang,” katanya.

Direktur Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., MM, menyampaikan bahwa Farrah merupakan sosok santri yang memiliki semangat belajar luar biasa dan konsisten menunjukkan prestasi selama berada di pesantren.

“Farrah adalah contoh santri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, disiplin, dan rendah hati. Keberhasilannya meraih Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 Kementerian Agama RI menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Yose Rizal.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA. Ia menilai prestasi Farrah menjadi gambaran nyata bahwa pesantren memiliki kekuatan besar dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing global.

“Farrah Adiba Sinaga telah menunjukkan bahwa santri mampu menembus program beasiswa bergengsi yang disiapkan Kementerian Agama RI. Keunggulan pesantren terletak pada perpaduan antara penguatan akhlak, kedisiplinan, pendalaman ilmu agama, dan pengembangan kemampuan akademik. Dari lingkungan seperti inilah lahir generasi yang tangguh, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Kami berharap prestasi Farrah menjadi inspirasi bagi seluruh santri di Kota Medan untuk terus belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama bangsa,” ungkap Impun Siregar.

Kini, di balik senyum yang masih menyimpan jejak air mata syukur, Farrah memandang masa depan dengan penuh harapan. Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 dari Kementerian Agama RI bukan sekadar tiket menuju bangku kuliah, melainkan amanah untuk terus belajar, memperdalam ilmu Bahasa Arab dan syariah, serta kelak kembali mengabdi kepada umat dan bangsa. Dari sebuah kamar santri di Medan, mimpi itu kini melangkah lebih dekat menuju Al-Azhar Kairo, membawa pesan sederhana namun kuat: doa, kerja keras, dan pendidikan pesantren mampu mengantarkan anak bangsa menembus panggung dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *