Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal Hadirkan Sentuhan Rohani bagi Pasien Rawat Inap RS USU Medan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Sunggal menghadirkan bimbingan kerohanian bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) Medan yang beralamat di Jalan Dr. Mansyur Nomor 66, Kelurahan Merdeka, Kota Medan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh penyuluh agama Kristen Sindar Purba, Roni Antonius Sitanggang, Drammes Lumbantobing, Mahla Tarigan, Asima Manik, dan Rumina Sinaga dengan mengangkat tema “Semangat Kemerdekaan Melahirkan Semangat untuk Sembuh”.

Dalam pelaksanaannya, para penyuluh terbagi menjadi dua kelompok untuk memberikan pelayanan bimbingan rohani kepada pasien Kristiani yang menjalani perawatan. Sementara itu, pasien rawat inap yang beragama Islam mendapatkan pendampingan dari penyuluh agama Islam sesuai dengan bidang pelayanan masing-masing.

Pembagian ini menjadi bentuk pelayanan keagamaan yang menghargai keberagaman serta kebutuhan spiritual para pasien. Kelompok pertama yang terdiri dari Sindar Purba, Asima Manik, dan Mahla Tarigan memberikan bimbingan kerohanian kepada pasien yang berada di lantai 4 RS USU Medan. Sementara kelompok kedua yang terdiri dari Roni Antonius Sitanggang, Rumina Sinaga, dan Drammes Lumbantobing memberikan pelayanan bimbingan rohani kepada pasien di lantai 5.

Kegiatan diawali oleh Mahla Tarigan dengan mengajak para pasien untuk senantiasa berdoa serta menyanyikan lagu-lagu rohani gereja. Suasana penuh ketenangan dan kedamaian tercipta ketika pasien bersama-sama mengikuti pujian dan doa sebagai bentuk penguatan iman selama menjalani proses pengobatan.

Selanjutnya, Sindar Purba menyampaikan pesan tentang makna kemerdekaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi, khususnya dalam menghadapi sakit dan proses pemulihan. “Semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi diri kita untuk terus berjuang dan menumbuhkan keyakinan bahwa ada harapan untuk sembuh,” ujar Sindar Purba.

Sementara itu, Asima Manik memberikan motivasi kepada para pasien agar tetap memiliki semangat, kesabaran, dan keyakinan kepada Tuhan dalam menghadapi ujian kehidupan. “Pasien harus tetap bersemangat dan sabar dalam menghadapi proses yang dijalani, serta yakin bahwa Tuhan akan memberikan kesembuhan sesuai dengan kehendak-Nya,” ujar Asima Manik.

Melalui kegiatan bimbingan kerohanian ini, Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal berharap kehadiran mereka dapat memberikan dukungan moral dan spiritual bagi pasien rawat inap. Sentuhan rohani diharapkan mampu membangkitkan optimisme, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat kemerdekaan dalam diri setiap pasien untuk terus berjuang menuju kesembuhan.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *