Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., melaksanakan bimbingan kerohanian bagi pasien di RSJ Bina Karsa Medan yang beralamat di Jalan Palas III Nomor 19, Kelurahan Simpang Simalingkar, Medan, pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema menghadirkan lagu-lagu kebangsaan dan kemerdekaan sebagai sarana memberikan motivasi, semangat, serta harapan kesembuhan bagi para pasien.
Dalam pelaksanaan bimbingan kerohanian, Paidi memberikan pembinaan khusus kepada pasien yang beragama Islam, sementara pasien yang beragama Kristen mendapatkan pelayanan bimbingan dari penyuluh agama Kristen. Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh ketenangan dan kekhusyukan, diawali dengan pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Paidi mengajak para pasien melantunkan tiga shalawat, yakni Shalawat Jibril, Shalawat Badar, dan Shalawat Ibrahimiyah.
Suasana semakin terasa nyaman ketika lantunan shalawat dibacakan dengan penuh kelembutan dan diikuti oleh para pasien. Melalui pendekatan spiritual tersebut, Paidi berupaya menghadirkan ketenangan batin dan menguatkan nilai keimanan agar para pasien memiliki semangat dalam menjalani proses pemulihan.
Selain memberikan penguatan rohani, Paidi juga menghadirkan nuansa kebangsaan melalui lagu-lagu nasional bertema kemerdekaan Indonesia. Bersama para pasien RSJ Bina Karsa, ia menyanyikan lagu Indonesia Raya ciptaan WR Supratman, Hari Merdeka (17 Agustus 1945) ciptaan H. Mutahar, Bagimu Negeri ciptaan Kusbini, Garuda Pancasila ciptaan Sudarnoto, serta ditutup dengan lagu Satu Nusa Satu Bangsa ciptaan Liberty Manik.
“Dengan menyanyikan bersama lagu-lagu nasional dan kebangsaan, suasana terlihat semakin hidup dan ceria. Hal ini membuat para pasien lebih bersemangat serta merasakan kegembiraan dalam mengikuti kegiatan bimbingan,” ujar Paidi. Menurutnya, nilai perjuangan dan semangat kemerdekaan dapat menjadi inspirasi bagi setiap orang untuk terus bangkit menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kegiatan bimbingan kerohanian tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan muhasabah yang menyentuh hati.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal berharap pasien RSJ Bina Karsa memperoleh penguatan spiritual, motivasi positif, serta semangat baru untuk menjalani proses kesembuhan dengan penuh harapan.(Paidi).

