KUA Medan Perjuangan Gelar BRUS, Bekali Pelajar dengan Nilai Agama, Kebangsaan, dan Akhlak

Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Swasta Madya Utama Medan, Jalan Madio Utomo No. 25, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti para peserta didik dan dihadiri Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan H. Ramlan, S.Ag., MA., jajaran penyuluh agama, penghulu, kepala sekolah, serta dewan guru SMP Swasta Madya Utama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA dalam memberikan pembinaan keagamaan sekaligus penguatan karakter kepada remaja agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan, arahan, serta pembukaan kegiatan oleh Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan H. Ramlan. Dalam arahannya, Ramlan menegaskan bahwa keberadaan KUA tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan, tetapi memiliki tugas yang jauh lebih luas dalam memberikan pelayanan dan bimbingan kepada masyarakat. Menurutnya, KUA juga memiliki tugas dalam penyusunan statistik layanan dan bimbingan masyarakat Islam, bimbingan remaja usia sekolah, informasi keagamaan, bimbingan perkawinan dan keluarga sakinah, kemasjidan, hisab rukyat dan pembinaan syariah, penerangan agama Islam, serta pelayanan zakat dan wakaf termasuk ikrar wakaf.

“Setiap anak mempunyai hak untuk sukses di masa depan. Karena itu, manfaatkan masa muda dengan semangat belajar, raih cita-cita, patuh kepada orang tua dan guru, serta iringi semua usaha dengan ibadah dan kejujuran. Kejujuran merupakan salah satu kunci kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Ramlan. Ia juga mengingatkan para peserta didik agar menjadikan masa sekolah sebagai kesempatan untuk membangun karakter, meningkatkan ilmu pengetahuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

Kepala SMP Swasta Madya Utama, Riduan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Kecamatan Medan Perjuangan yang telah melaksanakan kegiatan BRUS di sekolah tersebut. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengetahuan dan nasihat dari para narasumber. “Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim BRUS dari KUA Kecamatan Medan Perjuangan. Kepada anak-anak kami, manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, serap ilmu dan pesan yang disampaikan para penyuluh maupun narasumber, karena semuanya sangat bermanfaat untuk kehidupan dan masa depan kalian,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan kehidupan remaja. H. M. Abdullah Amin Hasibuan selaku penyuluh agama Islam, menyampaikan materi tentang “Kenakalan Remaja Perspektif Islam”. Ia menjelaskan bahwa kenakalan remaja dapat dipengaruhi oleh lemahnya iman dan ketakwaan, lingkungan yang tidak baik, serta kurangnya perhatian dan pendampingan orang tua. Karena itu, remaja perlu memperkuat iman dan spiritualitas, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta membangun komunikasi yang sehat dengan keluarga dan guru.

Materi selanjutnya disampaikan Drammes Lumbantobing yang membahas “Wawasan Kebangsaan dan Cinta NKRI”. Ia mengajak para pelajar untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia dengan belajar, berprestasi, menjaga persatuan, serta ikut memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, remaja merupakan generasi penerus yang harus memiliki cita-cita dan keberanian untuk berusaha mewujudkannya melalui pendidikan dan perilaku yang baik.

Sementara itu, H. M. Affan Sihite memberikan materi tentang “Bahaya Pergaulan Bebas”. Ia mengingatkan para peserta didik agar berhati-hati dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan karena berbagai bentuk pergaulan yang tidak sehat dapat membawa dampak buruk bagi masa depan. Dalam penyampaiannya, ia menyoroti sejumlah perilaku berisiko di kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, kebiasaan menghirup lem, serta perilaku lain yang dapat merusak kesehatan, pendidikan, moral, dan masa depan generasi muda.

Materi berikutnya disampaikan H. M. Hendra  mengenai “Amalan dan Ibadah Remaja untuk Meraih Cita-Cita”. Ia menekankan pentingnya menghormati guru, memperbaiki hubungan dengan orang tua, menjaga akhlak, dan tidak meninggalkan salat sebagai bagian dari ikhtiar meraih keberhasilan. Ia mengingatkan bahwa cita-cita tidak cukup hanya dengan keinginan, tetapi harus disertai usaha, disiplin, doa, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Selain penyampaian materi, Supriadi memberikan renungan dan doa yang mengajak para peserta didik untuk kembali menguatkan tekad dalam meraih cita-cita serta membangun moral yang baik. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para remaja bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kejujuran, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteguhan dalam menjalankan ajaran agama.

Kegiatan BRUS turut dihadiri jajaran penyuluh agama dan unsur sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan ditutup dengan foto bersama serta makan bersama. Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Perjuangan berharap BRUS dapat menjadi momentum bagi para siswa SMP Swasta Madya Utama untuk semakin mengenali potensi diri, menjauhi perilaku negatif, memperkuat keimanan, mencintai bangsa, serta mempersiapkan masa depan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *