Medan (Humas) – Sebanyak tujuh siswa MIN 5 Kota Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang SUMUT OPEN PENCAK SILAT TOURNAMENT 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung pada 20–24 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Pancing, Medan. Para siswa tampil penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan.
Dukungan dari pihak madrasah, orang tua, serta pelatih turut menjadi motivasi bagi para atlet muda. Dari tujuh peserta, empat siswa berhasil meraih medali emas dan tiga siswa meraih medali perak. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIN 5 Medan.
Medali emas pertama diraih oleh Nur Aisyah Padillah pada kategori fighter kelas B putri usia dini. Nur Aisyah tampil percaya diri dan mampu menunjukkan teknik serta semangat juang selama pertandingan. Keberhasilannya meraih juara 1 menjadi bukti kerja keras yang dilakukan dalam menjalani latihan.
Prestasi tersebut sekaligus menambah deretan capaian membanggakan siswa MIN 5 Medan. Ia mampu menjaga fokus dan memberikan penampilan terbaik hingga berhasil berdiri sebagai juara. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
Prestasi emas berikutnya diraih oleh M. Yafi Aslam pada kategori fighter kelas under putra usia dini. Yafi menunjukkan keberanian dan ketangguhan dalam menghadapi lawan-lawannya di arena pertandingan.
Dengan kemampuan teknik yang terus diasah melalui latihan, ia mampu meraih posisi tertinggi. Medali emas yang diraihnya menjadi hasil dari disiplin dan kesungguhan dalam berlatih. Keberhasilan tersebut juga membawa nama baik MIN 5 Medan dalam ajang pencak silat tingkat Sumatera Utara. Semangat Yafi diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berprestasi melalui bidang olahraga.
Selanjutnya, Davin Andra Shaqiri berhasil meraih juara 1 dan medali emas kategori fighter kelas F putra usia dini. Davin tampil dengan semangat tinggi serta memperlihatkan kemampuan bertanding yang cukup baik. Ia mampu memanfaatkan teknik yang telah dipelajari selama menjalani proses latihan bersama pelatih. Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya medali emas dalam kejuaraan. Prestasi Davin menjadi salah satu kebanggaan bagi madrasah dan keluarga.
Capaian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Davin untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Medali emas keempat dipersembahkan oleh Sastra Ananda Siagian pada kategori kelas A putra usia dini. Sastra berhasil melewati pertandingan dengan penuh percaya diri dan semangat juang yang tinggi. Kemampuan serta ketekunannya selama mengikuti latihan menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi.
Hasilnya, Sastra berhasil meraih juara 1 dan membawa pulang medali emas. Prestasi tersebut menambah catatan positif bagi siswa MIN 5 Medan di bidang pencak silat. Madrasah memberikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi yang telah ditunjukkannya.
Selain empat medali emas, tiga siswa MIN 5 Kota Medan juga berhasil meraih medali perak. Mhd Fatih Ilyas Hamim meraih juara 2 kategori kelas under usia dini putra. Zikri Akbar Hamizan juga berhasil meraih juara 2 kategori fighter kelas under usia dini putra.
Sementara itu, Yumna Zhafira Susanto meraih juara 2 kategori fighter kelas under usia dini putri. Ketiganya telah menunjukkan perjuangan maksimal dan mampu bersaing dengan atlet-atlet lainnya. Medali perak tersebut menjadi bukti bahwa para siswa memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Keberhasilan tujuh atlet muda tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang dilakukan secara konsisten. Dalam persiapan menghadapi kejuaraan, para siswa mendapatkan bimbingan dan arahan dari pelatih, Kak Tari. Latihan yang terarah membantu para siswa meningkatkan teknik, fisik, kedisiplinan, dan mental bertanding.
Kak Tari terus memberikan motivasi agar para atlet berani tampil dan tidak mudah menyerah. Kerja sama antara pelatih, siswa, orang tua, dan madrasah menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut. Semangat kebersamaan inilah yang turut mengantarkan para siswa meraih hasil membanggakan.
Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian tujuh siswa MIN 5 Medan dalam SUMUT OPEN PENCAK SILAT TOURNAMENT 2026.
Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Kami mengapresiasi perjuangan para siswa, dukungan orang tua, serta bimbingan pelatih Kak Tari yang telah mendampingi mereka.
Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Kami berharap semakin banyak siswa MIN 5 Medan yang berani mengembangkan potensi dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Ajang SUMUT OPEN PENCAK SILAT TOURNAMENT 2026 menjadi pengalaman berharga bagi para siswa MIN 5 Medan. Selain mengejar prestasi, kejuaraan tersebut mengajarkan nilai disiplin, keberanian, kerja keras, sportivitas, dan pantang menyerah.
Para siswa mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Capaian empat medali emas dan tiga medali perak menjadi hasil yang patut diapresiasi oleh seluruh warga madrasah. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa pembinaan bakat dan minat siswa dapat menghasilkan capaian positif. MIN 5 Medan terus mendukung setiap potensi siswa agar berkembang secara optimal.
Dengan raihan tujuh medali tersebut, keluarga besar MIN 5 Medan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet muda yang telah berjuang. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pelatih Kak Tari dan para orang tua yang senantiasa memberikan dukungan.
Keberhasilan ini diharapkan tidak membuat para siswa cepat berpuas diri, tetapi semakin giat berlatih dan belajar. Prestasi di arena pertandingan hendaknya berjalan seimbang dengan prestasi akademik serta akhlak mulia. Semoga para juara terus berkembang menjadi atlet muda yang berprestasi, rendah hati, dan menjunjung tinggi sportivitas.

