Medan (Humas). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Medan. Dua siswi madrasah berhasil mengukir prestasi pada Kejuaraan Pencak Silat Sumut Open Tahun 2026 yang digelar pada 20–24 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan.
Pada kejuaraan tersebut, Laisya Adelia, siswi kelas VII MTsN 3 Medan, berhasil meraih Juara 1 pada kategori usia praremaja. Sementara itu, Afiqah Aulia Nisa, siswi kelas VIII MTsN 3 Medan, berhasil meraih Juara 3 pada kategori yang sama.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsN 3 Medan. Keberhasilan kedua siswi ini menunjukkan bahwa madrasah terus memberikan ruang dan dukungan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki, termasuk dalam bidang olahraga bela diri pencak silat.
Pencak silat bukan hanya mengajarkan kemampuan dalam bertanding, tetapi juga menanamkan berbagai nilai positif kepada generasi muda, seperti kedisiplinan, keberanian, ketekunan, konsentrasi, tanggung jawab, serta sikap menghargai lawan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat pantang menyerah.
Kejuaraan Pencak Silat Sumut Open 2026 juga menjadi ajang bagi para pesilat muda untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Menghadapi peserta dari berbagai daerah tentunya membutuhkan persiapan mental dan fisik yang baik. Laisya dan Afiqah mampu menunjukkan semangat juang serta memberikan penampilan terbaik hingga berhasil membawa pulang prestasi untuk MTsN 3 Medan.
Kepala MTsN 3 Medan, H. Anas, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada kedua siswi tersebut. Ia menilai prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, latihan, kedisiplinan, serta semangat untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Laisya dan Afiqah. Juara 1 dan Juara 3 pada Kejuaraan Pencak Silat Sumut Open 2026 merupakan capaian yang sangat baik dan patut diapresiasi. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi keduanya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ungkapnya.
Kepala madrasah juga memberikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, guru, serta orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para siswa sehingga mampu mengikuti kompetisi dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pengembangan bakat peserta didik.
Menurutnya, prestasi siswa merupakan salah satu bentuk keberhasilan madrasah dalam memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Karena itu, madrasah akan terus mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan positif dan kompetisi, baik di tingkat kota, provinsi maupun tingkat yang lebih tinggi.
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang, pendampingan, dan motivasi agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal. Kami berharap prestasi Laisya dan Afiqah dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk berani berprestasi,” tambahnya.
Keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi keluarga besar MTsN 3 Medan untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang olahraga. Madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen mengembangkan kemampuan nonakademik siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi.
Bagi Laisya Adelia, keberhasilan meraih Juara 1 menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan mengembangkan kemampuan di bidang pencak silat. Begitu pula dengan Afiqah Aulia Nisa yang berhasil meraih Juara 3. Prestasi keduanya diharapkan menjadi langkah awal untuk meraih capaian yang lebih tinggi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Prestasi ini sekaligus menambah catatan positif MTsN 3 Medan dalam mengantarkan siswa-siswinya meraih prestasi di berbagai bidang. Semangat berlatih, disiplin, sportivitas, dan keberanian untuk berkompetisi menjadi modal penting bagi para siswa dalam mengembangkan diri.
Dengan diraihnya Juara 1 oleh Laisya Adelia dan Juara 3 oleh Afiqah Aulia Nisa, MTsN 3 Medan kembali menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga berprestasi dalam bidang olahraga serta memiliki karakter yang tangguh dan sportif.

